Kompas.com - 09/03/2017, 22:35 WIB
Pimpinan ISIS, Abu Bakr al-Baghdadi. MirrorPimpinan ISIS, Abu Bakr al-Baghdadi.
EditorGlori K. Wadrianto

MOSUL, KOMPAS.com - Pemimpin kelompok teroris Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS) Abu Bakr al-Baghdadi melarikan diri dari wilayah Mosul, Irak.

Dia meninggalkan para komandannya yang sedang terdesak oleh serangan militer Irak yang dibantu serangan udara pasukan Amerika Serikat.

Ketika pasukan Irak mengintensifkan serangan untuk mengambil alih Mosul, Kantor Kementerian Pertahanan AS menyebut Baghdadi langsung melarikan diri agar tak terjebak di dalam. 

Ini merupakan sinyal terbaru bahwa ISIS telah merasakan tekanan hebat dari serangkaian serangan, dan kehilangan banyak wilayah kekuasaan di Irak dan Suriah. 

Kepada wartawan di Washington, Kantor Kementerian Pertahanan AS menyebut Baghdadi sudah kabur meninggalkan Mosul sebelum pasukan Irak mengambil alih wilayah itu, pada awal bulan lalu.

Diberitakan AFP, Kamis (9/3/2017), kondisi itu telah mengisolasi para teroris di dalam kota. 

"Dia sebelumnya berada di Mosul, namun di saat yang sama ketika serangan mulai dilancarkan dia pergi. Dia pergi sebelum kami mengisolasi Mosul dan Tal Afar."

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Dia mungkin memberikan panduan strategis dan meninggalkannya kepada para komandannya."

Baghdadi, yang mendeklarasikan kekhalifahan lintas negara di masjid Mosul pada 2014, melalui sebuah pesan suara di bulan November memaksa para pendukungnya untuk mempertahankan kota itu.

Saat itu dia menyebut lebih baik berjuang hingga mati, ketimbang mundur dan kabur dengan rasa malu.

Kini, bak "menjilat ludah sendiri", gembong teroris itu melarikan diri dari gempuran pasukan Irak.

Irak telah meluncurkan serangan mengambil alih Mosul dengan menerjunkan puluhan ribu tentara, polisi dan milisi sejak Oktober lalu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.