Kebakaran Asrama Putri yang Dipicu Kericuhan Sudah Renggut 29 Nyawa

Kompas.com - 09/03/2017, 22:11 WIB
Korban kebakaran di asrama putri di timur Guatemala City, 8 Maret 2017 sedang diangkut oleh petugas medis.  Guatemalan Volunteer Firefighters / AFPKorban kebakaran di asrama putri di timur Guatemala City, 8 Maret 2017 sedang diangkut oleh petugas medis.
EditorGlori K. Wadrianto

GUATEMALA CITY, KOMPAS.com - Jumlah korban tewas dalam peristiwa kebakaran yang melanda sebuah asrama putri di San Jose Pinula, Guatemala,  terus bertambah.

Seperti kabar terbaru yang dilansir kantor berita AFP, Kamis malam (9/3/2017), tercatat 29 anak tewas di penampungan tersebut.

Berdasarkan keterangan petugas medis, penambahan itu didapat dari tujuh korban kritis yang akhirnya meninggal akibat luka bakar parah.

Divisi Humas RS San Juan de Dios dan RS Roosevelt menyebutkan, ketujuh korban terakhir yang tewas mengalami luka bakar serius.

Kebakaram itu terjadi di penampungan yang terletak 10 kilometer sebelah timur Ibu Kota Guatemala City.

Baca: 20 Anak-anak Asrama Tewas, Guatemala Tetapkan Tiga Hari Berkabung

Otoritas setempat pada kesempatan awal menyebut ada 22 korban tewas, mereka adalah anak-anak perempuan berusia antara 14-17 tahun. 

Guatemala telah mengumumkan tiga hari berkabung sejak hari ini, setelah kebakaran yang terjadi pada  Rabu kemarin.

Lembaga PBB UNICEF menyebut kebakaran dan kematian dalam insiden tersebut sebagai sebuah “tragedi”.

Dalam akun Twitter-nya, UNICEF menulis, "Anak-anak ini dan para remaja harus dilindungi”.

Media setempat melaporkan, 40 anak gadis dilarikan ke RS akibat luka bakar, setelah api melalap panti bernama Virgen de La Asuncion itu.

Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kerusuhan India: Kisah Pria yang Dipukuli karena Berjenggot dan Pakai Gamis

Kerusuhan India: Kisah Pria yang Dipukuli karena Berjenggot dan Pakai Gamis

Internasional
Dampak Virus Corona, Cathay Pacific dan Singapore Airlines Liburkan Pegawainya Tanpa Dibayar

Dampak Virus Corona, Cathay Pacific dan Singapore Airlines Liburkan Pegawainya Tanpa Dibayar

Internasional
Arab Saudi Tangguhkan Visa Umrah, Ini Negara Tetangganya yang Positif Virus Corona

Arab Saudi Tangguhkan Visa Umrah, Ini Negara Tetangganya yang Positif Virus Corona

Internasional
Kerusuhan India, 23 Orang Tewas dalam Demo Menentang UU Kewarganegaraan

Kerusuhan India, 23 Orang Tewas dalam Demo Menentang UU Kewarganegaraan

Internasional
23 Orang Tewas di Kerusuhan India, tapi Ada Juga Demo yang Berlangsung Sunyi

23 Orang Tewas di Kerusuhan India, tapi Ada Juga Demo yang Berlangsung Sunyi

Internasional
Keturunan WNI Tanpa Identitas di Malaysia Bertemu Ibu Kandung Setelah 15 Tahun

Keturunan WNI Tanpa Identitas di Malaysia Bertemu Ibu Kandung Setelah 15 Tahun

Internasional
Mahathir Mohamad Merasa Belum Waktunya Mundur

Mahathir Mohamad Merasa Belum Waktunya Mundur

Internasional
Korban Meninggal karena Virus Corona di Iran Bertambah Empat, Total Ada 19

Korban Meninggal karena Virus Corona di Iran Bertambah Empat, Total Ada 19

Internasional
Mahathir Mohamad Ingin Bentuk Pemerintahan yang Pro pada Kepentingan Nasional

Mahathir Mohamad Ingin Bentuk Pemerintahan yang Pro pada Kepentingan Nasional

Internasional
Virus Corona, Perancis Umumkan Kematian Pertama dari Warga Negaranya

Virus Corona, Perancis Umumkan Kematian Pertama dari Warga Negaranya

Internasional
Pertama Kalinya, Liga Sepak Bola Putri Arab Saudi Diluncurkan

Pertama Kalinya, Liga Sepak Bola Putri Arab Saudi Diluncurkan

Internasional
Cerita Warga Codogno, Kota Berjuluk 'Wuhannya Italia', di Tengah Wabah Virus Corona

Cerita Warga Codogno, Kota Berjuluk "Wuhannya Italia", di Tengah Wabah Virus Corona

Internasional
Kerusuhan New Delhi Kian Mencekam, Total 20 Orang Tewas

Kerusuhan New Delhi Kian Mencekam, Total 20 Orang Tewas

Internasional
Wabah Virus Corona, Ritual Rabu Abu di Filipina Berubah

Wabah Virus Corona, Ritual Rabu Abu di Filipina Berubah

Internasional
Tentara AS yang Bertugas di Korea Selatan Terinfeksi Virus Corona

Tentara AS yang Bertugas di Korea Selatan Terinfeksi Virus Corona

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X