Kompas.com - 09/03/2017, 21:40 WIB
EditorGlori K. Wadrianto

BRUSSELS, KOMPAS.com - Seorang perempuan 24 tahun berkebangsaan Belgia didakwa dalam kasus terorisme oleh pihak kejaksaan di Brussels, Kamis (9/3/2017).

Wanita itu dituduh memberikan bantuan kepada sekelompok orang untuk merencanakan serangan teror di Eropa.

Terdakwa bernama Molly B., itu ditangkap dalam penggerebekan tengah malam di kawasan barat Belgia, antara hari Selasa dan Rabu lalu.

Keterangan ini diberikan pihak kejaksaan federal dalam pernyataan tertulis yang dikutip kantor berita AFP. 

"Penyelidikan menunjukkan adanya indikasi dia memberikan bantuan kepada orang-orang yang berintensi untuk melakukan serangan di Eropa." 

Dalam persidangan hari ini, Molly didakwa dengan pasal berpartisipasi dalam organisasi teroris. 

Kejaksaan menyebut, penyelidikan dilakukan secara independen mulai dari serangan di Paris, Perancis pada November 2015, hingga ledakan bom di bandara Brussels pada Maret 2016 lalu.

Tidak ada senjata atau pun bahan peledak yang ditemukan dalam penggerebekan kemarin.

Hingga hari ini, Belgia masih menetapkan status waspada bahaya terorisme.

Kondisi itu terjadi sejak serangan teror pada 22 Maret 2017, ketika tiga teroris melakukan serangan di bandara Brussels dan stasiun bawah tanah, dekat kantor pusat Uni Eropa.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.