Kompas.com - 08/03/2017, 05:55 WIB
Sekelompok demonstran mendukung peraturan imigrasi pemerintahan Presiden AS Donald Trump dalam sebuah aksi di Bandara Onternasional Los Angeles, California, AS, 4 Februari 2017. (Foto: Dokumentasi) Ringo ChiuSekelompok demonstran mendukung peraturan imigrasi pemerintahan Presiden AS Donald Trump dalam sebuah aksi di Bandara Onternasional Los Angeles, California, AS, 4 Februari 2017. (Foto: Dokumentasi)
EditorPascal S Bin Saju

BERLIN, KOMPAS.com - Langkah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memperbarui larangan memasuki AS bagi warga enam negara berpenduduk mayoritas Muslim takkan mengurangi dampak terhadap sektor pariwisata.

Sekretaris Badan Pariwisata Dunia Perserikatan Bangsa-bangsa, Taleb Rifai, mengatakan hal itu pada Selasa (7/3/2017) di Berlin, Jerman.

"Orang-orang tidak akan mau datang ke tempat yang tidak membuat mereka nyaman," kata Rifai kepada Reuters.

Dia berbicara sebelum pembukaan pameran perdagangan pariwisata terbesar di dunia, ITB Berlin, yang dimulai Rabu (8/3/2017) ini.

Trump, Senin (6/3/2017), menandatangani sebuah perintah eksekutif yang telah diperbarui menyangkut keimigrasian setelah perintahnya yang terdahulu, yang diteken pada 27 Januari, dibloki oleh hakim pengadilan federal.

Berdasarkan perintah eksekutif hasil revisi itu, para warga dari enam negara berpenduduk mayoritas Muslim dilarang masuk ke AS.

Enam negara itu, yakni Iran, Libya, Suriah, Somalia, Sudan, dan Yaman. Perintah eksekutif yang telah diperbarui itu mengeluarkan Irak dari daftar sebelumnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ini bukan sekadar masalah negara-negara mana yang masuk daftar, ini lebih kepada soal perilaku," kata Rifai.

Pekan lalu, Rifai mengatakan bahwa AS telah kehilangan potensi pendapatan sebesar 185 juta dollar AS (sekitar Rp 2,4 triliun) setiap bulannya setelah larangan pertama diterapkan.

AS juga akan kehilangan puluhan juta dollar lagi setiap bulan jika kebijakan serupa terus diterapkan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.