Otoritas Thailand Sita 422 Gading Gajah Senilai Rp 6,4 Miliar

Kompas.com - 07/03/2017, 20:23 WIB
300 kilogram gading gajah yang telah terpotong-potong disita otoritas Thailand dari penerbangan asal Malawi ke bandara utama di Bangkok, tengah diperiksa petugas.  AFP/ ROBERTO SCHMIDT300 kilogram gading gajah yang telah terpotong-potong disita otoritas Thailand dari penerbangan asal Malawi ke bandara utama di Bangkok, tengah diperiksa petugas.
EditorGlori K. Wadrianto

BANGKOK, KOMPAS.com - Otoritas keamanan di Thailand menyita 422 gading gajah, bersama tersangka penyelundup, seorang warga Gambia.

Gading gajah yang telah terpotong itu disembunyikan di dalam paket yang pada manifest disebut sebagai batu alam.

Keterangan ini disampaikan Direktur Bea dan Cukai Thailand Kulit Sombatsiri, seperti diberitakan Associated Press, Selasa (7/3/2017).

Paket diperiksa karena Malawi, tempat asal paket, dianggap sebagai lokasi yang berisiko tinggi untuk barang-barang selundupan.

Selain itu, ada penyitaan tahun lalu atas sejumlah gading dari Mozambik yang disembunyikan dengan modus serupa.

Kulit mengatakan, penyitaan itu terjadi pada Jumat lalu. Temuan ini menjadi penyitaan pertama di Thailand di tahun 2017.

Gading seberat tak kurang dari 330 kilogram itu bernilai 480.000 dollar AS, atau kira-kira Rp 6,4 miliar.

Tahun lalu, otoritas Thailand mendapatkan lebih dari 1.200 kilogram gading gajah dalam sembilan kasus terpisah.

Sementara itu, tersangka dalam kasus ini, Sainy Jagne (41), dibekuk di Bangkok pada Minggu kemarin.

"Dia ditangkap saat sedang mencoba menjemput barang selundupan," ungkap Kulit.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X