Rencana Trump Bangun Tembok Perbatasan Terhambat Dana?

Kompas.com - 02/03/2017, 16:30 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump usai menyampaikan pidato pertamanya di hadapan Kongres AS, Selasa atau Rabu WIB (1/3/2017).  CHIP SOMODEVILLA / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / AFPPresiden Amerika Serikat Donald Trump usai menyampaikan pidato pertamanya di hadapan Kongres AS, Selasa atau Rabu WIB (1/3/2017).
EditorGlori K. Wadrianto

WASHINGTON, KOMPAS.com - Janji Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk segera membangun tembok di perbatasan AS-Meksiko menghadapi kendala keuangan.

Pembangunan yang dijanjikan sepanjang masa kampanye kepresidenan Trump dan telah tertuang dalam instruksi presiden Januari mengenai keamanan perbatasan, semula akan dibiayai Gedung Putih.

Biaya itu diambil dari dana dan sumber daya yang ada di Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS). 

Namun sejauh ini, DHS telah mengidentifikasi bahwa baru ada 20 juta dollar AS yang bisa disalurkan ke dalam proyek miliaran dollar AS itu.

Data itu tertuang dalam sebuah dokumen DHA yang dibagikan kepada staf anggaran kongres minggu lalu, seperti dilansir Reuters.

Dokumen itu menyebutkan, dana tersebut akan cukup untuk membayar sejumlah kontrak prototipe tembok. Namun tentu tidak cukup untuk mulai membangun tembok.

Hal ini berarti, jika pembangunan akan dilakukan maka Gedung Putih harus meyakinkan Kongres untuk mengalokasikan anggaran.

Sebuah laporan internal, yang sebelumnya juga dirilis Reuters, memperkirakan, untuk bisa membangun tembok atau pagar di seluruh perbatasan selatan, diperlukan biaya  21,6 miliar dollar AS.

Atau biaya mencapai 9,3 juta dollar AS  per 1,6 kilometer pagar, dan  17,8 juta dollar AS per 1,6 kilometer tembok.

Hingga berita ini diturunkan, para pejabat DHS belum memberikan tanggapan atas kabar tersebut.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X