Kompas.com - 02/03/2017, 06:59 WIB
EditorErvan Hardoko

LONDON, KOMPAS.com - Maskapai penerbangan British Airways harus merogoh koceknya dalam-dalam untuk memberikan kompensasi bagi penumpangnya.

Kompensasi harus diberikan setelah seekor tikus terlihat di dalam sebuah Boeing 777 yang dijadwalkan terbang dari London menuju San Francisco, AS, Rabu (1/3/2017).

Penerbangan BA285 dijadwalkan meninggalkan Terminal 5 bandara Heathrow pda pukul 10.40, tetapi penampakan tikus di dalam kabin membuat penerbangan ditunda.

Manajemen British Airways khawatir tikus itu mengunyah sistem perkabelan pesawat maka pengecekan menyeluruh terpaksa dilakukan.

Akhirnya, tim teknisi menemukan satu ruas kabel yang hancur dikunyah hewan pengerat itu di antara ekor dan mesin turbin pesawat.

Alhasil, pesawat harus diganti, dan mendatangkan pesawat baru membutuhkan waktu beberapa jam. Sembari menunggu, British Airways membelikan makan siang untuk 200 orang penumpang.

Setelah menunggu selama empat jam dan 16 menit, pesawat pengganti akhirnya tiba.

Jika akhir penerbangan dibatalkan, maka para penumpang akan menerima uang pengganti 515 poundsterling atau sekitar Rp 8,4 juta, sesuai dengan aturan Uni Eropa.

Dan jika potensi penumpang juga tertinggal penerbangan lanjutan dari California yaitu BA284 maka total seluruh kompensasi mencapai 206.000 poudsterling atau Rp 3,4 miliar.

Sebagai tambahan, para penumpang yang tak mendapatkan penerbangan sambungan ke San Francisco membutuhkan penginapan yang mengharusnya manajemen mengeluarkan biaya setidaknya 250.000 poundsterling atau Rp 4 miliar.

Situasi ini membuat para penumpang kesal yang menumpahkan kegeraman mereka lewat media sosial.

"Baru saja penerbangan saya ke SFO ditunda gara-gara seekor tikus di dalam pesawat. Bisakah dia dicarikan visa? #britishairways," ujar seorang penumpang bernama Matt Watt.

"Saya akan menjual kisah ini untuk dijadikan film. Ini bisa menjadi sekuel film Snakes on the Plane," ujar @midlandsound.

Insiden ini membuat manajemen British Airways harus meminta maaf kepada para penumpangnya.

"Kami tahu hampir semua penumpang ingin terbang bersama kami ke San Francisco, tetapi ada satu pelanggan yang sangat kecil harus kami antar ke gerbang," ujar British Airways.

"Sekarang semua yang memiliki dua kaki sudah dalam perjalanan ke California, dan kami meminta maaf karena penundaan ini," tambah manajemen maskapai itu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.