Perempuan Ini Tewas Dibakar dalam Ritual Pengusiran Setan

Kompas.com - 01/03/2017, 23:43 WIB
Suami Vilma Trujillo membawa peti mati istrinya dari rumah duka setempat.
EPA/BBCSuami Vilma Trujillo membawa peti mati istrinya dari rumah duka setempat.
EditorPascal S Bin Saju

MANAGUA, KOMPAS.com – Vilma Trujillo, seorang perempuan muda, warga kampung terpencil di Nikaragua tewas seminggu setelah diikat dan diduga dilemparkan ke dalam kobaran api dalam suatu ritual pengusiran setan.

Salah seorang kerabatnya mengatakan kepada media setempat bahwa Trujillo diserang oleh empat orang yang dipimpin oleh seorang pria yang mengaku seorang pendeta, seperti dilaporkan Associated Press.

Juan Rocha membantah telah membakar Trujillo, dengan berdalih bahwa roh jahat telah mengangkat tubuh Trujillo di atas ungguna api dan menjatuhkannya ke dalamnya.

Perempuan berusia 25 tahun itu ditemukan oleh para kerabatnya beberapa jam kemudian dengan luka bakar yang parah.

Polisi telah menangkap Rocha dan sejumlah orang lainnya yang diduga terlibat dalam serangan itu.

Suami korban, Reynaldo Peralta Rodriguez, mengatakan, ibu dua anak itu dibawa masuk ke dalam gereja minggu lalu saat para jemaat mengira ia kerasukan setelah diduga mencoba menyerang sejumlah orang dengan parang.

"Apa yang mereka lakukan pada kami sungguh tak bisa dimaafkan," kata dia.

"Mereka membunuh istri saya, ibu dari dua anak saya. Apa yang harus saya katakan pada anak-anak kami?"

Pablo Cuevas, juru bicara Komisi HAM Nikaragua meminta pemerintah menerapkan pengawasan ketat pada sekte-sekte kepercayaan di negara tersebut.

"Sungguh tak masuk akal hal seperti itu bisa terjadi saat ini. Aparat berwenang harus menyelidi berbagaiu kelompok agama dan kepercayaan yanga da ," kata Cuevas.

"Kita tak bisa membiarkan hal-hal seperti itu terus terjadi," ia menambahkan.

Sementara, kelompok pembela hak asasi perempuan, Autonomous Women's Movement (MAM) mengatakan bahwa kasus tersebut adalah contoh fanatisme dan misoginis atau kebencian terhadap wanita.

Juanita Jimenez dari MAM mengatakan kepada media setempat bahwa peristiwa ini terjadi akibat kurangnya kehadiran negara di wilayah terpencil negara itu.

"Terlepas dari aspek agama, tak ada pembenaran atas tindakan kejam, membakar seorang perempuan, melemparkannya ke dalam api dengan bantuan orang lain yang dimanipulasi dengan agama," katanya pula.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

AS Umumkan Kembangkan Vaksin untuk Lawan Wabah Virus Corona

AS Umumkan Kembangkan Vaksin untuk Lawan Wabah Virus Corona

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Asal Virus Corona Terungkap | 16 Negara Umumkan Kasus Positif Virus Corona

[POPULER INTERNASIONAL] Asal Virus Corona Terungkap | 16 Negara Umumkan Kasus Positif Virus Corona

Internasional
Wabah Virus Corona: Jerman Umumkan Penularan Antar-manusia Pertama

Wabah Virus Corona: Jerman Umumkan Penularan Antar-manusia Pertama

Internasional
Quraish Shihab Terima Penghargaan Bintang Tanda Kehormatan dari Mesir

Quraish Shihab Terima Penghargaan Bintang Tanda Kehormatan dari Mesir

Internasional
'Teman Saya Batuk, Orang-orang Melirik dan Menghindar Mas'

"Teman Saya Batuk, Orang-orang Melirik dan Menghindar Mas"

Internasional
Pria Jepang yang Tak Pernah ke China Terkena Virus Corona

Pria Jepang yang Tak Pernah ke China Terkena Virus Corona

Internasional
Asal Wabah Virus Corona yang Mematikan Terungkap

Asal Wabah Virus Corona yang Mematikan Terungkap

Internasional
China Akui Kekurangan Alat-alat Medis untuk Perangi Virus Corona

China Akui Kekurangan Alat-alat Medis untuk Perangi Virus Corona

Internasional
Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Internasional
Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Internasional
Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Internasional
Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Internasional
Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X