Data Pribadi Karyawan dan Tentara Singapura Diretas

Kompas.com - 28/02/2017, 23:16 WIB
Peretas berhasil mendapatkan data pribadi sejumlah anggota wajib militer di Singapura, termasuk kartu identitas dan nomor telepon mereka. (Foto: Dokumentasi)
AFPPeretas berhasil mendapatkan data pribadi sejumlah anggota wajib militer di Singapura, termasuk kartu identitas dan nomor telepon mereka. (Foto: Dokumentasi)
EditorPascal S Bin Saju

SINGAPURA, KOMPAS.com - Kementerian Pertahanan Singapura mengatakan, data pribadi ratusan karyawan dan tentara negara itu dicuri oleh peretas yang berhasil masuk ke sistem komputer mereka.

Namun, ditegaskan juga bahwa tidak ada data rahasia yang diambil para peretas yang beraksi pada awal Februari untuk masuk ke I-net, yang memberi layanan internet kepada karyawan dan juga wajib militer.

"Tujuan utama mungkin ingin mendapat akses ke rahasia negara namun berhasil dicegah karena pemisahan secara fisik I-net dari sistem internal kami," seperti tertulis dalam pernyataan, Selasa (28/2/2017).

Para peretas disebutkan bisa mendapatkan rincian kartu pengenal, nomor telepon, dan tanggal lahir dari 850 staf dan tentara serta wajib militer.


Bagaimanapun skala dari serangan siber itu masih dalam penyelidikan lebih lanjut.

Kementerian Pertahanan Singapura menambahkan, serangan tampaknya direncanakan dengan baik namun tidak ada informasi militer rahasia yang disimmpan di I-net.

Para karyawan yang terkena dampak peretasan akan segera dihubungi dan diminta agar mengganti kata kunci serta melaporkan jika ada kegiatan yang tidak biasa atas nama informasi pribadi mereka.

Tahun lalu, Singapura memulai proses pemisahan komputer kerja untuk para pegawai negerinya dari sistem internal guna menghindari kemungkinan serangan peretas.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bubarkan Demonstran, Polisi Hong Kong 'Tak Sengaja' Tembakkan Meriam Air ke Arah Masjid

Bubarkan Demonstran, Polisi Hong Kong "Tak Sengaja" Tembakkan Meriam Air ke Arah Masjid

Internasional
Patuhi Kesepakatan Gencatan Senjata, Pasukan Kurdi Suriah Tinggalkan 'Zona Aman'

Patuhi Kesepakatan Gencatan Senjata, Pasukan Kurdi Suriah Tinggalkan "Zona Aman"

Internasional
Mutiara Berusia 8.000 Tahun Bakal Dipamerkan Pertama Kali di Abu Dhabi

Mutiara Berusia 8.000 Tahun Bakal Dipamerkan Pertama Kali di Abu Dhabi

Internasional
Hadiri Pelantikan Jokowi, Ini Kerja Sama Bilateral yang Ingin Ditingkatkan PM Singapura

Hadiri Pelantikan Jokowi, Ini Kerja Sama Bilateral yang Ingin Ditingkatkan PM Singapura

Internasional
Berusaha Bunuh Pasukan SAS Inggris, ISIS Pasang Bom Bunuh Diri di Bra

Berusaha Bunuh Pasukan SAS Inggris, ISIS Pasang Bom Bunuh Diri di Bra

Internasional
Mahathir Tiba di Jakarta untuk Hadiri Pelantikan Jokowi-Ma'ruf Amin

Mahathir Tiba di Jakarta untuk Hadiri Pelantikan Jokowi-Ma'ruf Amin

Internasional
Lagi, Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Diserang Orang Tak Dikenal

Lagi, Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Diserang Orang Tak Dikenal

Internasional
Pria di Harlem Tembak Tetangga Apartemen karena Terlalu Berisik

Pria di Harlem Tembak Tetangga Apartemen karena Terlalu Berisik

Internasional
Erdogan Ancam Bakal 'Hancurkan Kepala' Pasukan Kurdi Jika Tak Keluar dari Zona Aman

Erdogan Ancam Bakal "Hancurkan Kepala" Pasukan Kurdi Jika Tak Keluar dari Zona Aman

Internasional
ISIS Pakai Jenazah Anak-anak untuk Jebakan Granat, Nyaris Lukai Pasukan Khusus Inggris SAS

ISIS Pakai Jenazah Anak-anak untuk Jebakan Granat, Nyaris Lukai Pasukan Khusus Inggris SAS

Internasional
Warga Protes Kenaikan Harga Tiket Kereta, Presiden Chile Umumkan Keadaan Darurat

Warga Protes Kenaikan Harga Tiket Kereta, Presiden Chile Umumkan Keadaan Darurat

Internasional
Dari 80 Detik hingga 19 Jam, Inilah Penerbangan Tersingkat dan Terlama di Dunia

Dari 80 Detik hingga 19 Jam, Inilah Penerbangan Tersingkat dan Terlama di Dunia

Internasional
Pemilu Kanada 2019, Bagaimana Peluang PM Justin Trudeau untuk Kembali Terpilih?

Pemilu Kanada 2019, Bagaimana Peluang PM Justin Trudeau untuk Kembali Terpilih?

Internasional
Presiden Meksiko Dukung Keputusan Pihak Keamanan Bebaskan Putra El Chapo

Presiden Meksiko Dukung Keputusan Pihak Keamanan Bebaskan Putra El Chapo

Internasional
Korban Tewas Ledakan di Masjid Afghanistan Jadi 62 Orang, Taliban Bantah Terlibat

Korban Tewas Ledakan di Masjid Afghanistan Jadi 62 Orang, Taliban Bantah Terlibat

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X