Kompas.com - 26/02/2017, 19:47 WIB
Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad. ATTA KENARE / AFPMantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad.
EditorGlori K. Wadrianto

TEHERAN, KOMPAS.com - Mantan Presiden Iran Mahmud Ahmadinejad, Minggu (26/2/2017) mempublikasikan sebuah surat terbuka untuk Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Surat itu menyoroti kebijakan politik AS di bawah Trump, tak terkecuali pelarangan bagi warga Iran ke AS, dan kebiasaan serta perlakuan Trump kepada perempuan.

Sebelumnya, banyak warga Iran memandang keadaan Presiden baru AS itu mirip dengan kondisi Ahmadinejad saat terpilih menjadi Presiden Iran di tahun 2005.

Ahmadinejad mendapat kekuasaan tak terduga, setelah sukses mengombinasikan retorika garis keras dan kebijakan ekonomi populis untuk memenangkan hati kelompok bawah di Iran. 

Surat Ahmadinejad ini dipublikasikan di laman situsnya, dalam bahasa Inggris dan Farsi.

"Yang terhormat, Anda (Trump) telah jujur menggambarkan sistem politik AS dan struktur pemilu yang korup dan anti-publik," tulis Ahmadinejad, seperti dikutip AFP

Namun selanjutnya, banyak bagian dari surat itu berisi desakan terhadap trump untuk mengakhiri intervensi di Timur Tengah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ahmadinejad juga mengangkat isu pelarangan bagi warga Iran ke AS. 

"Kehadiran dan upaya konstruktif dari elite dan ilmuwan dari berbagai negara, termasuk jutaan warga Iran, telah memiliki peran utama dalam pengembangan AS, sehingga perkembangan di AS menjadi milik semua bangsa."

Dia pun menekankan pentingnya seorang lelaki untuk menghormati perempuan.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.