Kompas.com - 25/02/2017, 13:38 WIB
EditorPascal S Bin Saju

WASHINGTON DC, KOMPAS.com -- Ibu Negara Amerika Serikat, Melania Trump, diduga telah melanggar ketentuan visa turis AS ketika ia bekerja sebagai model dan diupah secara resmi meski sebenarnya masuk AS dengan menggunakan visa kunjungan atau visa turis.

Melania bisa dideportasi dari Amerika jika Donald Trump telah menjadi presiden ketika Melania, yang kini jadi istrinya, itu bekerja sebagai model pada era 1990-an.

Hal itu disampaikan oleh dua pengacara imigrasi AS dalam sebuah pernyataan di situs resmi seperti diberitakan media Inggris, The Independent.

Pada 1996, Nyonya Trump – ketika itu bernama Melania Knauss – masuk ke AS untuk bekerja sebagai model dengan visa kunjungan atau visa turis.

Tentu saja, apa yang dilakukan Melania itu melanggar peraturan keimigrasian, demikian dokumen yang diperoleh Associated Press.

Ibu Negara Melania Trump diduga menerima upah lebih dari 20.000 dollar AS atau sekitar Rp 227 juta dalam tujuh minggu sebagai model dengan visa turis sebelum dia belakangan memperoleh izin resmi untuk bekerja di negara itu.

Wanita kelahiran Slovenia, 26 April 1970, itu selanjutnya mengajukan permohonan untuk mendapatkan kartu hijau pada tahun 2001 dan dinaturalisasi menjadi warga AS pada tahun 2006 dengan mengabaikan pelanggaran di masa lalu.

Dalam peraturan baru yang berlaku bulan lalu di awal masa kepresidenan Donald Trump, para pejabat imigrasi diminta untuk mengusir setiap warga negara asing yang "terlibat penipuan atau kesalahan disengaja terkait dengan dokumen atau aturan resmi di hadapan lembaga negara”.

Mantan model Slovenia-Amerika itu bisa termasuk dalam kategori ini ketika dia melanggar visa dan menyembunyikan penyalahgunaan peraturan ketika ia akan mengajukan visa pada tahun 1990-an dan naturalisasi tahun 2005.

Hal itu disampaikan dua pengacara imigrasi AS kepada situs berita Slate, sebagaimana disampaikan oleh The Independent, Jumat (24/2/2017).

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.