Apa Itu Racun VX yang Digunakan Membunuh Kim Jong Nam?

Kompas.com - 24/02/2017, 15:36 WIB
Rekaman CCTV ini memperlihatan Kim Jong Nam melaporkan serangan kepada dirinya beberapa saat sebelum akhirnya meninggal dunia di bandara internasional Kuala  Lumpur (KLIA). Handout / Fuji TV / AFPRekaman CCTV ini memperlihatan Kim Jong Nam melaporkan serangan kepada dirinya beberapa saat sebelum akhirnya meninggal dunia di bandara internasional Kuala Lumpur (KLIA).
EditorErvan Hardoko

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com — Sesudah hampir dua pekan pembunuhan Kim Jong Nam, polisi Malaysia mengumumkan bahwa racun yang digunakan untuk membunuh kakak tiri pemimpin Korea Utara itu adalah VX, zat pemusnah massal yang dilarang PBB.

Saddam Hussein pernah pula dituduh menggunakan racun VX saat melakukan pembunuhan massal terhadap warga sipil Kurdi dalam serangan di Halabja pada 1988.

Apa sebenarnya racun VX? Inilah sembilan hal yang perlu kita ketahui tentang zat maut itu:

  •     Merupakan zat yang jernih, berwarna jingga, cairan berminyak berasa dan tak berbau.
  •     Merupakan zat paling mematikan di antara semua zat kimia beracun yang digunakan sebagai senjata kimia. Satu tetes VX pada kulit bisa berakibat fatal. Zat ini bisa membunuh manusia dalam hitungan menit.
  •     Cara kerjanya adalah merembes masuk tubuh lewat kulit dan mengacaukan sistem saraf.
  •     Bisa disebarkan dengan semprotan atau uap, atau dengan mencampurkannya ke dalam air, makanan, atau produk pertanian.
  •     VX bisa diserap tubuh karena diisap, ditelan, sentuhan kulit, atau sentuhan pada mata.
  •     Pakaian atau kain bisa membawa VX selama sekitar 30 menit sesudah terkena uapnya, dan bisa menjalar pada orang lain.
  •     Terkena zat VX dalam dosis kecil atau sedang dengan mengisap, menelan, atau lewat kulit bisa menyebabkan gejala seperti hidung berair, mata perih, pandangan buram, air liur tak terkendali, keringat berlebihan, dada sesak, sulit bernapas, sering buang air kecil, gelisah, mengantuk, lesu, mual, atau muntah-muntah.
  •     Nama resmi zat ini adalah S-2 Diisoprophylaminoethyl methylphosphonothiolate dan dilarang PBB melalui Konvensi tentang Senjata Kimia tahun 1993.

Sumber: CDC, The Wednesday Report

Kim Jong Nam meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit pada 13 Februari lalu.

Beberapa orang sudah ditahan terkait dengan insiden ini, salah satunya adalah Siti Aisyah, warga Indonesia.

Siti Aisyah dan seorang perempuan Vietnam dituduh menyergap Kim, lalu mengoleskan kain yang sudah dilumuri zat VX itu ke wajah Kim Jong Nam.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X