Disebut Tua dan Gemuk, 400 Pramugari Aeroflot Dilarang Terbang

Kompas.com - 22/02/2017, 16:00 WIB
Salah satu promosi maskapai penerbangan Rusia, Aeroflot. YouTube/MirrorSalah satu promosi maskapai penerbangan Rusia, Aeroflot.
EditorErvan Hardoko

Sebanyak 400 orang kru kabin terdampak aturan baru tersebut.

"Manajemen melarang staf yang berusia di atas 40 tahun atau dengan ukuran tubuh di atas 48 (sistem Rusia) bertugas dalam rute internasional," ujar Magurina.

Para kru kabin ini tak hanya diperintahkan bertugas di rute dalam negeri yang tak menarik seperti Siberia, tetapi mereka juga sering diminta bertugas malam hari.

Artinya, Magurina dan para kru kabin lainnya tak mendapatkan tidur yang cukup sebelum bertugas.

Igor Deldyuzhov, presiden serikat pekerja yang mewakili para staf Aeroflot, mengatakan, dia banyak menerima keluhan terkait masalah ini.

Namun, para staf ini tak berani mengajukan gugatan ke pengadilan karena takut kehilangan pekerjaan yang menghidupi anak-anak mereka dan membayar semua tagihan.

Alhasil, yang bisa dilakukan para pramugari ini adalah mati-matian menurunkan berat badan agar bisa bertugas di jalur internasional yang memberikan lebih banyak penghasilan.

"Para pramugari pingsan karena menahan lapar demi berusaha memenuhi kriteria baru ini," kata Natalia (42), salah seorang pramugari.

Namun, setelah sukses menurunkan berat badan, penghalang berikutnya adalah usia.

"Saya tetap tak bisa terbang ke AS atau Republik Dominika karena sudah dianggap tua," ucap Natalia.

Sejauh ini manajemen maskapai penerbangan Aeroflot belum memberikan komentar terkait masalah tersebut. 

Halaman:


Sumber Mirror
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X