Disebut Tua dan Gemuk, 400 Pramugari Aeroflot Dilarang Terbang

Kompas.com - 22/02/2017, 16:00 WIB
Salah satu promosi maskapai penerbangan Rusia, Aeroflot. YouTube/MirrorSalah satu promosi maskapai penerbangan Rusia, Aeroflot.
EditorErvan Hardoko

MOSKWA, KOMPAS.com — Maskapai penerbangan Rusia, Aeroflot, dituduh melarang 400 orang pramugari bertugas di rute internasional karena mereka terlalu tua, gemuk, dan jelek.

"Manajemen mengatakan kepada kami bahwa hanya pramugari muda dan langsing yang akan bertugas melayani rute internasional Aeroflot," kata Yevgenia Magurina, seorang pramugari.

Pramugari lain mengeluh karena bobotnya ditimbang sebelum bertugas oleh staf maskapai yang dulu pernah menjadi maskapai penerbangan terbesar di dunia itu.

Kondisi ini membuat sejumlah kru kabin berang dan menulis surat kepada Presiden Vladimir Putin untuk menyampaikan keluhan dan perlakuan buruk terhadap mereka.

Para kru kabin yang mengeluh ini mengatakan, mereka dijuluki STS, singkatan dalam bahasa Rusia yang berarti tua, gemuk, dan jelek.

Akibat julukan STS itu, mereka tak diizinkan bertugas di rute internasional dan hanya ditugaskan di rute-rute domestik yang tak menyenangkan.

Magurina mengatakan, dia sudah bekerja untuk Aeroflot selama 15 tahun dan merupakan kru senior penerbangan internasional.

Namun, pada Agustus lalu, dia dipindahtugaskan ke rute dalam negeri karena menurut aturan baru, Magurina tak cukup langsing.

"Kami semua difoto dan tubuh kami diukur, beberapa dari kami bahkan ditimbang," kata dia.

"Prosedur ini dilakukan sebagai bagian dari rebranding perusahaan dan membuat seragam baru bagi staf," tutur dia.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Sumber Mirror
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X