Kompas.com - 21/02/2017, 09:31 WIB
Pecahan pesawat terbakar menyusul kecelakaan yang terjadi di dekat lapangan udara Essendon, di utara Melbourne, Australia, Selasa (21/2/2017).  ABC Radio MelbournePecahan pesawat terbakar menyusul kecelakaan yang terjadi di dekat lapangan udara Essendon, di utara Melbourne, Australia, Selasa (21/2/2017).
EditorGlori K. Wadrianto

MELBOURNE, KOMPAS.com — Aparat Kepolisian Negara Bagian Victoria, Australia, menyebut, semua penumpang pesawat ringan yang berjumlah lima orang tewas dalam kecelakaan yang terjadi pada Selasa (21/2/2017) pagi.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, pesawat itu jatuh menghantam areal pertokoan di utara Kota Melbourne tak jauh dari lapangan udara Essendon.

Pesawat bermerek Beechcraft itu mengalami kecelakaan tak lama setelah lepas landas. Pesawat carteran tersebut dijadwalkan menempuh perjalanan ke King Island, dengan durasi 55 menit.

"Ada lima orang di dalam pesawat itu, dan sepertinya tidak ada satu pun yang selamat dari kecelakaan ini," kata Asisten Komisaris di Kepolisian Victoria Stephen Leane, seperti dikutip AFP.

Baca: Pesawat Jatuh Hantam Mal di Melbourne, Asap Hitam Mengepul

Premier Victoria (pemimpin pemerintahan Victoria), Daniel Andrews, bahkan menyebut kecelakaan ini merupakan yang terburuk dalam sejarah di negara bagian itu selama 30 tahun terakhir.

Siaran langsung di televisi memperlihatkan puing-puing pesawat yang terbakar, kobaran api, dan kerusakan besar di wilayah mal serta bangunan di sekitarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kepulan asap hitam mengudara dari lokasi kejadian. Sejumlah saksi mata menyebut, ada ledakan yang mengikuti jatuhnya pesawat tersebut. 

Saat kejadian, pusat perbelanjaan itu belum beroperasi, dan akan tetap ditutup hingga beberapa jam ke muka. Otoritas setempat memastikan tak ada warga di lokasi itu yang menjadi korban. 

"Ada pecahan pesawat yang terpental hingga ke jalan bebas hambatan," kata Menteri Kepolisian Lisa Neville.

Baca: Saya Lihat Bola Api Raksasa Saat Pesawat Menghantam Gedung

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.