Biksu dan Polisi Bentrok di Luar Kuil Wat Dhammakaya Bangkok

Kompas.com - 20/02/2017, 11:48 WIB
Para biksu Buddha melakukan ritual doa pagi di kuil Wat Dhammakaya, Bangkok. Lillian SUWANRUMPHA / AFP Para biksu Buddha melakukan ritual doa pagi di kuil Wat Dhammakaya, Bangkok.
EditorErvan Hardoko

BANGKOK, KOMPAS.com - Dua orang polisi, tiga biksu, dan seorang perempuan tua mengalami luka ringan dalam bentrokan di jalan meuju gerbang 5 dan 6 kuil Wat Dhammakaya di distrik Khlong Luang, Bangkok, Senin (20/2/2017).

Bentrokan itu terjadi sekitar pukul 08.00 waktu setempat ketika 20 orang biksu berjalan dari gerbang lima dan enam menuju jalan yang diblokade polisi.

Para biksu itu menggunakan pelantang suara untuk meminta para murid di kuil itu menunggu di pintu masuk sebelum dipersilakan masuk.

Namun, situasi menjadi tegang ketika terjadi saling dorong antara para biksu dan polisi selama kurang lebih 20 menit.

Saat itulah seorang polisi terjatuh dan pergelangan tangannya terluka karena terkena batang pohon.

Seorang perempuan tua yang nampaknya berusaha melerai baku dorong itu ikut terjatuh dan terluka ringan.

Seorang polisi lainnya terluka di bagian kaki, demikian pula dengan tiga orang biksu yang juga luka ringan.

Pada Minggu (19/2/2017), departemen investigasi khusus (DSI) memerintahkan agar orang-orang awam dan biksu yang bukan penghuni Wat Dhammakaya segera meninggalkan tempat itu paling lambat pukul 15.00 waktu setempat.

Sebagai respon, ribuan biksu dan pengikutnya menembus barikade polisi dan memasuki kuil serta mendesak polisi agar menghentikan penyisiran di dalam kuil itu.




25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X