10 Tahun "Beraksi", Paedofil Asal Belanda Akhirnya Mendekam di Bui

Kompas.com - 17/02/2017, 19:17 WIB
Sebastian Reuyl, pedofil asal Belanda diganjar hukuman penjara selama lima tahun di Siem Reap, Kamboja. www.phnompenhpost.comSebastian Reuyl, pedofil asal Belanda diganjar hukuman penjara selama lima tahun di Siem Reap, Kamboja.
EditorGlori K. Wadrianto

SIEM REAP, KOMPAS.com - Sebastian Reuyl, paedofil asal Belanda, diganjar hukuman penjara selama lima tahun di Siem Reap, Kamboja.

Hukuman itu dijatuhkan setelah pria berusia 44 tahun itu terbukti melakukan pelecehan seksual terhadap anak-anak selama lebih dari 10 tahun.

Sebastian Reuyl dijatuhi hukuman dalam persidangan yang berlangsung di Pengadilan Provinsi Siem Reap, seperti diberitakan AFP, Jumat (17/2/2017).

Vonis ini sekaligus mengakhiri perbuatan bejat pelaku yang pernah memimpin sebuah panti asuhan di Kamboja terhadap anak-anak di sana.

Reuyl, yang mendapat vonis pada Selasa lalu, sebelumnya diperiksa beberapa kali oleh aparat kepolisian Kamboja.

Dia dituduh melakukan pelecehan seksual terhadap anak, tetapi selalu lolos dari tuduhan itu.

Demikian diungkapkan APLE, sebuah lembaga pemantau Kamboja yang menyokong penangkapan Reuyl.

Dia pertama kali dihukum di Belanda pada tahun 2004 ketika dia mencabuli seorang anak 12 tahun saat bekerja sebagai instruktur pelayaran.

Kala itu, dia divonis penjara selama satu tahun, dan dilarang bekerja di lingkungan anak-anak. 

Setelah itu, dia pindah ke Kamboja, dan menjalankan panti asuhan di Siem Reap pada tahun 2009.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X