Kejar Biksu, Polisi Temukan Lorong Rahasia di Bawah Kuil Buddha - Kompas.com

Kejar Biksu, Polisi Temukan Lorong Rahasia di Bawah Kuil Buddha

Kompas.com - 17/02/2017, 14:27 WIB
Lillian SUWANRUMPHA / AFP Para biksu Buddha melakukan ritual doa pagi di kuil Wat Dhammakaya, Bangkok.

BANGKOK, KOMPAS.com - Kepolisian Thailand, Jumat (17/2/2017), menemukan terowongan rahasia di bawah kuil Wat Dhammakaya dalam perburuan seorang biksu yang diduga menggelapkan uang.

Ribuan personel kepolisian terlibat dalam pencarian biksu Phra Dhammachayo (72), yang diyakini bersembunyi dalam kompleks kuil yang luas di pinggiran kota Bangkok itu.

Mantan biksu itu, yang mendirikan sebuah sekte baru pada 1970 dan mengembangkannya hingga menjadi sebuah kelompok besar, dituduh mencuci dan menggelapkan uang sebesar 23 juta dolar.

Uang sebesar itu diterima Dhammachayo dri seorang pemilik bank koperasi yang kini mendekam di dalam penjara.

Namun, polisi mulai frustrasi dalam upaya pencarian ini karena mereka dibimbing para biksu memeriksa ruangan demi ruangan yang seolah tak ada habisnya di kompleks seluas lebih dari 400 hektar itu.

Polisi kemudian menemukan terowongan sepanjang 1,5 kilometer yang terpecah menjadi dua jalur, berada di bawah stupa raksasa kuil itu.

Polisi menduga terowongan rahasia itu digunakan Dhammachayo sebagai tempat persembunyiannya selama ini.

"Terowongan itu hanya memiliki satu pintu dan tidak tembus keluar kompleks kuil," kata juru bicara dinas intelike DSI, Kolonel Worranan Srilum.

Srilum menambahkan, luasnya kompleks Wat Dhammakaya membuat polisi membutuhkan banyak waktu untuk melakukan penyisiran.

"Intelijen kami yakin dia (Dhammachayo) masih berada di dalam kuil," ujar Srilum.

Operasi pencarian di kuil Wat Dhammakaya yang kaya dan berpengaruuh itu dilakukan setelah pemerintah Thailand memutuskan tempat itu berada di bawah wewenang militer.

Pemerintah sekuler Thailand biasanya enggan mencampuri urusan para biksu di negeri dengan mayoritas penduduknya memeluk agama Buddha itu.

Namun, sekte Dhammakaya telah lama berada di wilayah yang kontroversial. Salah satunya, kuil ini diduga kuat meminta pengikutnya membayar sejumlah uang untuk mencapi surga.

Citra Wat Dhammakaya dibantu dengan cara menunjukkan kesetiaan para pengikutnya dan menggunakan manajemen kehumasan yang canggih.

Kuil ini juga terlibat dalam hiruk pikuk politik Thailand. Tempat ini diyakini memiliki hubungan dekat dengan mantan PM Thaksin Shinawatra yang digulingkan pada 2006.



EditorErvan Hardoko
SumberAFP
Komentar

Terkini Lainnya

Ilusionis David Copperfield Bongkar Trik Sulapnya di Pengadilan

Ilusionis David Copperfield Bongkar Trik Sulapnya di Pengadilan

Internasional
KPK Tetapkan Kadis PKAD dan Dua Anggota DPRD Bandung sebagai Tersangka

KPK Tetapkan Kadis PKAD dan Dua Anggota DPRD Bandung sebagai Tersangka

Nasional
Malam Ini, Debat Perdana Pilkada Jateng Akan Berlangsung Atraktif

Malam Ini, Debat Perdana Pilkada Jateng Akan Berlangsung Atraktif

Regional
Sandiaga Bertemu Rizal Ramli di Balai Kota, Bahas Pilpres

Sandiaga Bertemu Rizal Ramli di Balai Kota, Bahas Pilpres

Megapolitan
Politisi Gerindra Sebut Tertutup Opsi Pasangkan Prabowo-Jokowi

Politisi Gerindra Sebut Tertutup Opsi Pasangkan Prabowo-Jokowi

Nasional
Pembuat SIM Palsu yang Beroperasi di Pelabuhan Tanjung Priok Ditangkap

Pembuat SIM Palsu yang Beroperasi di Pelabuhan Tanjung Priok Ditangkap

Megapolitan
Disaksikan Ribuan Orang, Dua Terpidana PSK 'Online' di Banda Aceh Dihukum Cambuk

Disaksikan Ribuan Orang, Dua Terpidana PSK "Online" di Banda Aceh Dihukum Cambuk

Regional
Politisi Gerindra Sebut Pilkada Langsung Memicu Sistem Politik Berbiaya Tinggi

Politisi Gerindra Sebut Pilkada Langsung Memicu Sistem Politik Berbiaya Tinggi

Nasional
Ini 6 Tahap yang Harus Dilalui Peserta Ujian SBMPTN

Ini 6 Tahap yang Harus Dilalui Peserta Ujian SBMPTN

Edukasi
Pembunuh Pensiunan TNI AL di Pondok Labu Jalani 24 Adegan Rekonstruksi

Pembunuh Pensiunan TNI AL di Pondok Labu Jalani 24 Adegan Rekonstruksi

Megapolitan
Baliho Sam Aliano 'Nyapres' Diturunkan karena Ilegal

Baliho Sam Aliano "Nyapres" Diturunkan karena Ilegal

Megapolitan
Rizal Ramli: Setelah Gubernur Baru, Terasa Suasana Tenang di DKI, Sebelumnya Tahulah...

Rizal Ramli: Setelah Gubernur Baru, Terasa Suasana Tenang di DKI, Sebelumnya Tahulah...

Megapolitan
Korut dan Korsel Coba Saluran Telepon Khusus Jelang KTT Antar-Korea

Korut dan Korsel Coba Saluran Telepon Khusus Jelang KTT Antar-Korea

Internasional
Dua Bersaudara Korban Selamat Penembakan Massal di Florida Tulis Buku

Dua Bersaudara Korban Selamat Penembakan Massal di Florida Tulis Buku

Internasional
Sekjen PPP Ungkap Ada Tokoh Non-Partai yang Ingin Bentuk Poros Ketiga

Sekjen PPP Ungkap Ada Tokoh Non-Partai yang Ingin Bentuk Poros Ketiga

Nasional

Close Ads X