Kompas.com - 16/02/2017, 22:40 WIB
EditorGlori K. Wadrianto

BAGHDAD, KOMPAS.com - Kelompok teroris Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS), Kamis malam (16/2/2017) mengaku bertanggung jawab atas serangan bom di Ibu Kota Irak, Baghdad.

Klaim tersebut disampaikan melalui kantor berita yang dikendalikan ISIS, Amaq.

Seperti dikutip dari AFP, sebuah ledakan dahsyat dari bom mobil terjadi di pasar mobil bekas di perkampungan Bayaa, sebelah selatan Baghdad sekitar pukul 16.15 waktu setempat atau 20.15 WIB.

Peristiwa yang dikabarkan menewaskan 39 orang ini menjadi serangan ketiga beruntun di Baghdad, dalam tiga hari terakhir.

Di situs CNN disebutkan ada 45 korban tewas dan 56 luka-luka.

Serangan yang diklaim ISIS ini menjadi serangan beruntun yang mereka lancarkan di Baghdad. 

Sebelumnya, ISIS pun mengaku bertanggung jawab atas ledakan bom bunuh diri yang menewaskan 11 orang di utara Baghdad, Rabu kemarin. 

Baca: Ledakan Bom Dahsyat Guncang Baghdad, Puluhan Orang Tewas

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.