Akhirnya, Bos Yakuza Kyoto Mendekam di Balik Jeruji Besi

Kompas.com - 14/02/2017, 18:37 WIB
Yoshiyuki Takayama meningkalkan rumahnya di Kyoto pada Selasa pagi (14/2/2017). ASAHI SHIMBUN/ Yoshiko SatoYoshiyuki Takayama meningkalkan rumahnya di Kyoto pada Selasa pagi (14/2/2017).
EditorGlori K. Wadrianto

KYOTO, KOMPAS.com - Aparat kepolisian di Kyoto, Jepang, menggeledah sebuah rumah sakit untuk mencari bukti adanya dokumen medis yang dipalsukan oleh dokter demi membebaskan bos Yakuza dari hukuman penjara.

Dokumen fiktif tersebut diduga telah menyebabkan pimpinan Yakuza itu bebas di luar bui selama hampir 19 bulan. Padahal, dia telah dijatuhi hukuman penjara selama delapan tahun.

Yakuza atau dikenal juga dengan nama Gokud adalah nama dari sindikat di Jepang.

Organisasi ini sering juga disebut mafia Jepang karena ada kesamaan dengan bentuk organisasi yang asalnya dari Italia tersebut.

Pemimpin Yakuza itu adalah Yoshiyuki Takayama. Pria berumur 60 tahun itu dihukum karena kasus pemerasan sesuai putusan Mahkamah Agung pada Juni 2015.

Dengan upaya yang dilakukan aparat kepolisian tersebut, Takayama, pada Selasa (14/2/2017), kembali mendekam di balik jeruji besi. 

Sebelumnya, polisi melakukan penggeledahan di kantor RS yang berafiliasi dengan Fakultas Kedokteran Universitas Kyoto.

Sebab, rumah sakit itu terkait dengan diagnosis yang menyebutkan Takayama berada dalam kondisi kesehatan yang amat buruk untuk menjalani hukuman. 

Takayama, yang selama ini hidup di Sakyo Ward, Kyoto, ditangkap pada tahun 2010. Dia melakukan pemerasan terhadap pemilik perusahaan konstruksi di kota itu.

Dia sempat dibebaskan dengan uang tebusan sambil menunggu jadwal persidangan.

Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X