Belum Sebulan Menjabat, Penasihat Keamanan Presiden AS Mundur

Kompas.com - 14/02/2017, 13:44 WIB
Mantan penasihat keamanan presiden AS, Michael Flynn. NICHOLAS KAMM / AFPMantan penasihat keamanan presiden AS, Michael Flynn.
EditorErvan Hardoko

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Penasihat keamanan nasional Presiden AS Donald Trump, Michael Flynn mengundurkan diri, Senin (13/2/2017) terkait hubungannya dengan pemerintah Rusia.

Flynn menjadi pejabat tinggi AS pertama yang mengundurkan diri kurang dari satu bulan setelah Donald Trump berkuasa.

Gedung Putih dalam pernyataannya mengatakan, Presiden Trump menerima pengunduran diri Flynn itu.

Pensiunan jenderal bintang tiga tersebut dituduh telah mendiskusikan strategi sanksi AS dengan Dubes Rusia Sergey Kislyak, sebelum menjadi penasihat presiden.

Flynn, yang juga pernah menjadi kepala dinas intelijen militer ini, menegaskan dia merasa bangga berkesempatan melayani negara dalam jabatannya saat ini.

Namun, dia mengaku bahwa dia telah secara tak sengaja memberika informasi tak lengkap kepada Mike Pence, kini wakil presiden AS, terkait pembicaraannya dengan Dubes Kislyak.

Sementara itu, Wapres Pence secara terbuka membela Flynn dengan mengatakan sang pensiunan jenderal tak membicarakan sanksi, mempertaruhkan kredibilitasnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Terkait pembicaraan telepon saya dengan dubes Rusia, saya sudah meminta maaf kepada presiden dan wakil presiden, dan mereka sudah menerima permintaan maaf saya," demikian isi surat Flynn yang dirilis Gedung Putih.

Sepeningal Flynn, Gedung Putih menyebut Trump sudah menunjuk Letjen Joseph Kellogg, yang saat ini menjabat panglima angkatan bersenjata, menjadi penasihat keamanan sementara.

Sebelum Flynn belum pernah ada pejabat tinggi AS yang mengundurkan diri dari jabatannya dengan sedemikian cepat. Kondisi ini menambah tekanan terhadap pemerintahan Donald Trump.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.