Imigrasi AS Tangkap 680 Imigran Gelap, Sebagian Besar Pelaku Kejahatan

Kompas.com - 14/02/2017, 10:22 WIB
Perugas Imigras dan Bea Cukai (ICE) Amerika Serikat telah menangkap ratusan imigran gelap. Foto ini memperlihatkan operasi petugas ICE di Los Angeles, California, AS pada 7 Februari, 2017. ICE untuk ReutersPerugas Imigras dan Bea Cukai (ICE) Amerika Serikat telah menangkap ratusan imigran gelap. Foto ini memperlihatkan operasi petugas ICE di Los Angeles, California, AS pada 7 Februari, 2017.
EditorPascal S Bin Saju

WASHINGTON DC, KOMPAS.com – Petugas imigrasi Amerika Serikat telah menangkap lebih dari 680 imigran gelap dalam sebuah operasi penegakan hukum domestik pekan lalu.

Menteri Keamanan Dalam Negeri AS, John Kelly mengungkapkan hal itu pada Senin (13/2/2017), seperti dilaporkan Reuters, Selasa (14/2/2017).

Tindakan penegakan hukum yang luas di dalam negeri itu menimbulkan kekhawatiran dari kelompok pegiat hak asasi manusia.

Kelly mengatakan, serangkaian operasi, yang digelar di belasan negara bagian, merupakan kegiatan rutin dan untuk penegakan hukum yang diprakarsai Imigrasi dan Bea Cukai (ICE).

Pembela hak-hak imigran mengatakan, operasi, yang oleh mereka disebut sebagai serangan, bukanlah tindakan yang biasa, dan lebih merupakan sweeping ketimbang operasi seperti yang dijalankan pada masa pemerintahan Presiden Barack Obama.

Kelly dalam sebuah pernyataan menyebutkan, 75 persen dari imigran yang ditangkap itu karena rekam jejak kriminal, yang meliputi pembunuhan hingga berkendara di bawah pengaruh alkohol.

Operasi yang sama juga menyasar orang-orang yang melanggar undang-undang imigrasi.

Menurut ICE, instansi yang bertanggung jawab penangkapan imigran dan deportasi, beberapa d antara ratusan orang yang ditangkap itu akan dideportasi.

Obama telah dikritik sebagai “pemimpin para pengusir” karena ia dideportasi lebih dari 400.000 orang pada tahun 2012.

Imigran yang ditangkap karena mengemudi di bawah pengaruh alkohol, misalnya, diperlakukan bukan sebagai imigran prioritas dalam daftar deportasi.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X