Penegakan Kebijakan Trump, Ratusan Imigran Gelap Terjaring Razia di AS

Kompas.com - 12/02/2017, 13:46 WIB
Polisi federal AS mulai merazia para imigran gelap di negara itu, sejak awal pekan ini hingga Sabtu (11/2/2017). Getty ImagesPolisi federal AS mulai merazia para imigran gelap di negara itu, sejak awal pekan ini hingga Sabtu (11/2/2017).
EditorPascal S Bin Saju

WASHINGTON DC, KOMPAS.com – Kebijakan anti-imigran gelap yang diluncurkan pemerintahan Presiden AS Donald Trump mulai dijalankan dengan tegas oleh otoritas imigrasi negara itu.

Harian The Washington Post, edisi Sabtu (11/2/2017), melaporkan petugas imigrasi federal telah melakukan razia di banyak tempat dan menangkap ratusan imigran gelap.

Langkah itu merupakan bagian dari upaya Trump untuk membersihkan sekiar 11 juta migran yang diperkirakan menetap secara ilegal.

Operasi besar dimulai pada 25 Januari 2017 atau lima hari setelah Trump dilantik menjadi presiden ke-45 AS tersebut.


Para pejabat mengatakan, operasi terhadap imigran itu menargetkan para penjahat terkenal, tetapi mereka juga menjaring beberapa imigran tanpa catatan kriminal.

Langkah Trump untuk merazia para imigran itu dilihatnya sebagai bagian besar dari gelombang penegakan hukum serupa selama pemerintahan Obama.

Bulan Januari lalu, Trump secara substansial memperluas lingkup Departemen Keamanan Dalam Negeri. Para imigran yang tertangkap akan proses hukum.

Trump telah berjanji untuk mendeportasi tiga juta imigran gelap yang memiliki catatan kriminal atau kejahatan, berat ataupun ringan.

Petugas imigrasi menegaskan, para agen minggu ini menggerebek rumah dan tempat kerja di Atlanta, Chicago, New York, daerah Los Angeles, North Carolina, dan South Carolina dengan menjaring ratusan imigran gelap.

Gillian Christensen, juru bicara Departemen Keamanan Dalam Negeri, yang mengawasi Imigrasi dan Bea Cukai (ICE), mengatakan, operasi kali ini merupakan bagian dari tindakan penegakan hukum imigrasi yang "rutin". 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

Internasional
Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

Internasional
Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

Internasional
Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak 'Rahasiakan' Halaman Depan

Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak "Rahasiakan" Halaman Depan

Internasional
Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

Internasional
Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

Internasional
Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

Internasional
Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

Internasional
Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Sepakat Pindah ke Pulau di Teluk Benggala

Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Sepakat Pindah ke Pulau di Teluk Benggala

Internasional
Bubarkan Demonstran, Polisi Hong Kong 'Tak Sengaja' Tembakkan Meriam Air ke Arah Masjid

Bubarkan Demonstran, Polisi Hong Kong "Tak Sengaja" Tembakkan Meriam Air ke Arah Masjid

Internasional
Patuhi Kesepakatan Gencatan Senjata, Pasukan Kurdi Suriah Tinggalkan 'Zona Aman'

Patuhi Kesepakatan Gencatan Senjata, Pasukan Kurdi Suriah Tinggalkan "Zona Aman"

Internasional
Mutiara Berusia 8.000 Tahun Bakal Dipamerkan Pertama Kali di Abu Dhabi

Mutiara Berusia 8.000 Tahun Bakal Dipamerkan Pertama Kali di Abu Dhabi

Internasional
Hadiri Pelantikan Jokowi, Ini Kerja Sama Bilateral yang Ingin Ditingkatkan PM Singapura

Hadiri Pelantikan Jokowi, Ini Kerja Sama Bilateral yang Ingin Ditingkatkan PM Singapura

Internasional
Berusaha Bunuh Pasukan SAS Inggris, ISIS Pasang Bom Bunuh Diri di Bra

Berusaha Bunuh Pasukan SAS Inggris, ISIS Pasang Bom Bunuh Diri di Bra

Internasional
Mahathir Tiba di Jakarta untuk Hadiri Pelantikan Jokowi-Ma'ruf Amin

Mahathir Tiba di Jakarta untuk Hadiri Pelantikan Jokowi-Ma'ruf Amin

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X