Surat untuk Obama dari Otak Serangan 11 September Dibuka ke Publik

Kompas.com - 09/02/2017, 10:56 WIB
Gambar Khalid Sheikh Mohammed, dalang serangan teror di Amerika Serikat pada 11 September 2001 diambil tak lama setelah dia ditangkap di Pakistan, pada 1 Maret 2003. AP PHOTOGambar Khalid Sheikh Mohammed, dalang serangan teror di Amerika Serikat pada 11 September 2001 diambil tak lama setelah dia ditangkap di Pakistan, pada 1 Maret 2003.
EditorGlori K. Wadrianto

MIAMI, KOMPAS.com — Khalid Shaikh Mohammad, seorang lelaki yang mengaku sebagai otak dalam serangan teroris 11 September 2001 di Amerika Serikat menulis surat kepada mantan Presiden Barack Obama dari penjara Guantanamo.

Dalam suratnya, Khalid mengungkapkan pembenarannya. Dia menyebut plot serangan teror tersebut merupakan reaksi alamiah dari kebijakan luar negeri AS.

Khalid Shaikh Mohammad adalah satu dari lima tahanan di Guantanamo yang menghadapi pengadilan komisi militer untuk perannya dalam rencana pembajakan pesawat kala itu.

Khalid mengaku tak mempermasalahkan ancaman hukuman seumur hidup atau bahkan hukuman mati yang bakal diterimanya.

"Jika pengadilan memutuskan saya dengan hukuman seumur hidup, saya akan berbahagia hidup sendiri di dalam sel tahanan untuk menyembah Allah di sisa hidup saya," tulis dia.

"Kesempatan itu akan menjadi waktu saya untuk bertobat atas semua dosa dan kesalahan yang saya lakukan," ujar Khalid.

"Namun, jika pengadilan memutuskan vonis hukuman mati, saya akan lebih bahagia lagi," ucap Khalid.

"Saya akan bertemu dengan Allah dan para nabi serta kawan-kawan baik saya yang telah Anda bunuh di seluruh dunia, saya pun akan bertemu Sheikh Osama bin Laden," ujar dia.

Khalid berusaha mengirim surat ini sejak tahun 2015. Namun, niatnya itu dicegah oleh otoritas penjara dan juga hakim militer yang memimpin kasusnya atas permintaan jaksa.

Sebab, surat itu dinilai akan menjadi bahan propaganda. 

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X