Kompas.com - 03/02/2017, 21:48 WIB
EditorErvan Hardoko

Saat toko dan warung ditutup, digelar pula aksi unjuk rasa di depan balai kota Brooklyn yang diikuti ratusan warga Amerika keturunan Yaman. Mereka memadati anak tangga di depan balai kota sambil melambaikan bendera Amerika.

"Kami beraksi di sini demi keadilan dan martabat kemanusiaan," kata salah seorang pesert aksi, Yousef al-Baadani.

Presiden AS Donald Trump menandatangani keputusan melarang masuk ke Amerika bagi warga dari tujuh negara berpenduduk mayoritas Muslim yakni Iran, Irak, Yaman, Suriah, Libya, Somalia, dan Sudan selama 90 hari.

Selain warga negara-negara Muslim ini, para pengungsi khususnya yang berasal dari Suriah juga dilarang masuk ke AS.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.