Kompas.com - 03/02/2017, 16:43 WIB
EditorErvan Hardoko

TEHERAN, KOMPAS.com - Pemerintah Iran menolak permohonan visa sejumlah atlet AS yang akan bertarung dalam turnamen gulat internasional di negeri itu.

Langkah ini diambil sebagai bentuk pembalasan atas kebijakan larangan masuk ke AS bagi warga sejumlah negara Muslim, salah satunya adalah Iran.

"Setelah mempertimbangkan kebijakan yang diambil pemerintah AS, kementerian luar negeri terpaksa menolak visa bagi tim gulat AS yang akan bertandang ke Iran," kata juru bicara Kemenlu Iran, Bahram Ghasemi, Jumat (3/2/2017).

Tim gulat AS seharusnya mengikuti turnamen internasional yang digelar di wilayah barat negeri itu pada 16-17 Februari mendatang.

Pekan lalu, Trump meneken perintah eksekutif yang menunda masuknya pengungsi, khususnya yang berasal dari Suriah, selama 120 hari.

Selain itu, pemerintahan Trump juga melarang warga Iran, Irak, Somalia, Sudah, Suriah, dan Yaman masuk ke AS selama 90 haru.

Perintah eksekutif itu menimbulkan kekacauan di seluruh dunia dan sudah digugat secara hukum.

Akhirnya, pemerintah AS mengatakan, para pemegang "green card" tidak termasuk mereka yang dilarang masuk ke wilayah negeri itu.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.