Kompas.com - 03/02/2017, 12:21 WIB
Perdana Menteri Mongolia Jargaltulga Erdenebat i.ytimg.com Perdana Menteri Mongolia Jargaltulga Erdenebat
EditorGlori K. Wadrianto

ULAANBAATAR, KOMPAS.com - Warga Negara Mongolia menyumbangkan uang tunai, perhiasan, emas, dan bahkan kuda, untuk membantu pemerintah membayar utang negara.

Utang sebesar 600 juta Dollar AS tersebut jatuh tempo pada bulan depan.

Negara itu mengalami kekurangan uang akibat krisis ekonomi yang ditimbulkan menyusul jatuhnya investasi asing, perlambatan pertumbuhan di China, dan merosotnya harga komoditas.

Kini, mata uang Mongolia, Tugrik, kehilangan hampir seperempat dari nilai tahun lalu. 

Seperti diberitakan Reuters, Pemerintah Mongolia telah menggelar pembicaraan dengan China dan juga Dana Moneter Internasional (IMF) untuk meminta bantuan.

Kendati demikian, para penanam modal tetap khawatir bahwa dana talangan tidak dicairkan dalam dalam waktu, sesuai dengan tenggat waktu pembayaran obligasi Bank Pembangunan Mongolia, sebesar 580 juta dollar AS, Maret mendatang.

"Jika kami gagal mendapatkan dana talangan dari IMF, dari mana mereka mempunyai dana untuk membayar obligasi itu?" ungkap seorang praktisi pasar modal di Hongkong.

"Di sisi lain mereka tak mungkin mengajukan pembaruan utang untuk langkah pembiayaan ulang. Ini macam situasi ayam dan telur," kata dia lagi. 

Meskipun masyarakat Mongolia tengan berada dalam kondisi yang sulit, namun banyak dari mereka yang mengaku bersedia membantu.

Selama ini mereka terpukul dengan kebijakan pemotongan kesejahteraan, meningkatnya biaya makanan dan bahan bakar, serta musim dingin yang berat yang mengancam sebagian besar besar ternak.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.