HONGKONG, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong-Un mungkin tak akan pernah menjadi sahabat.
Namun, pemandangan yang disuguhkan di Hongkong seolah mengabaikan prediksi itu.
Seperti diberitakan laman Coconuts, dua sosok peniru memberikan gambaran sekilas tentang keakraban kedua tokoh, yang nyaris mustahil terwujud di kehidupan nyata.
Para pelakon yang menyebut diri mereka sebagai satiris politik, memperagakan adegan berpelukan antara "Trump" dan "Kim".
Bahkan, keduanya sempat berpura-pura mencium saat berpose untuk foto di luar Konsulat AS, Rabu (1/2/2017).
Sosok Kim - yang diperankan seorang warga Hongkong, Howard, mengenakan pakaian serba hitam, lengkap dengan rambut kelimis dan kaca mata hitam yang menjadi gaya khasnya.
Di samping Kim berdiri figur Trump, -yang diperankan oleh warga Chicago bernama Dennis, lengkap dengan rambut keemasan dan dasi merah.
Sambil mengibarkan bendera kebangsaaan kedua negara, "Kim" sempat berujar, "matilah Amerika."
Kalimat itu mengundang gelak tawa warga yang berkerumun dan mengabadikan pemandangan itu dengan kamera di ponsel mereka.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!
Syarat & KetentuanPeriksa kembali dan lengkapi data dirimu.
Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.