Kompas.com - 27/01/2017, 23:11 WIB
EditorGlori K. Wadrianto

"Tapi hanya untuk mereka yang tinggal di provinsi yang sama. Saya tidak punya waktu untuk bepergian jauh," tambah dia.

Selain Hire Me Plz, ada lima aplikasi besar penyewa pacar, yang mendapat uang dengan mengambil komisi, dan juga dari biaya langganan.

"Model bisnis kami masih baru, meskipun semakin banyak orang muda yang menerima ide menjual waktu mereka sebagai komoditas," ujar Cao di kantor pusat perusahaan di Beijing.

Dia memperkirakan bisnis penyewaan pacar ini akan menjadi pasar bernilai miliaran dollar AS dalam lima tahun.

Sejak diluncurkan tahun 2015, Hire Me Plz telah mengumpulkan 700.000 pengguna dan 1,7 juta pengikut di Tencent milik WeChat, jaringan media sosial seluler terbesar di China.

Penyewaan pacar -di dunia maya maupun nyata, telah memicu kritikan dalam beberapa tahun terakhir.

Pengguna media sosial dan para ahli hukum mempertanyakan moralitas dan legalitas bisnis tersebut.

"Tidak ada larangan yang jelas dalam aturan China menyangkut penyewaan pacar. Namun ada risiko-risiko di dalamnya, yang juga mungkin melanggar aturan dalam batas-batas tertentu."

Demikian ditulis kantor berita pemerintah China News Services bulan ini, yang mengutip Li Hongzhao, pejabat di Komite Undang-undang Kriminal pada Asosiasi Pengacara Beijing.

Li mengatakan, terkadang sulit mendefinisikan batas-batas keintiman yang pantas dan kapan tindakan intim itu menjadi serangan seksual.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.