Dipamerkan, Foto Terbaru "Awan Jamur" dari Ledakan Bom Atom Hiroshima

Kompas.com - 25/01/2017, 17:39 WIB
Foto awan jamur yang mengudara setelah ledakan bom atom Amerika Serikat di Kota Hiroshima, Jepang, pada 6 Agustus 1945. Selama ini foto ini disimpan di perpustakaan kongres AS di Washington.  ASAHI SHIMBUN via the Hiroshima Peace Memorial MuseumFoto awan jamur yang mengudara setelah ledakan bom atom Amerika Serikat di Kota Hiroshima, Jepang, pada 6 Agustus 1945. Selama ini foto ini disimpan di perpustakaan kongres AS di Washington.
EditorGlori K. Wadrianto

HIROSHIMA, KOMPAS.com - Hiroshima Peace Memorial Museum memamerkan sebuah foto baru bergambar awan jamur (mushroom cloud), yang disebabkan oleh ledakan bom atom Amerika Serikat di Hiroshima, Jepang pada tahun 1945.

Foto tersebut diabadikan dari ruang kabin pesawat B29 Enola Gay setelah pesawat tersebut menjatuhkan muatan bom atomnya, pada 6 Agustus 1945.

Foto terbaru yang dipamerkan kepada publik pada Selasa (24/1/2017) itu selama ini tersimpan di perpustakaan kongres AS di Washington.

Selanjutnya, foto ini akan disandingkan dengan dua gambar awan jamur sejenis yang sudah ada di Museum Hiroshima.

“Gambar baru ini mungkin akan membantu kami melakukan analisa terkait pergerakan awan jamur setelah ledakan," ungkap otoritas museum seperti dikutip laman Asahi Shimbun. 

Disebutkan, foto tersebut terlihat seperti diambil dari bagian bawah jendela pesawat. Gumpalan asap besar berbentuk jamur mengudara di tengah Kota Hiroshima. 

Awan besar terlihat dalam dua bagian, dengan perpecahan horisontal. Perpecahan terlihat seketika setelah bom atom itu meledak.

Berdasarkan nomor identitas di sudut kanan bawah foto dan sejumlah detail lainnya, para ahli meyakini gambar itu diambil dari Enola Gay, pesawat B-29 yang menjatuhkan bom itu.

Gambar ini menjadi salah satu dari 10 gambar terbaru yang terkait dengan peristiwa dahsyat dalam sejarah perang dunia itu. 

Foto itu pun menjadi bagian dari 2.100 foto yang dikumpulkan ketika anggota staf museum Hiroshima menjelajahi Perpustakaan Kongres AS dan Museum Angkatan Laut AS di Washington, serta Museum Nasional Angkatan Udara AS di Ohio.

Perjalanan itu dilakukan antara November dan Desember 2016.

Beberapa dari foto-foto yang ditemukan ternyata sama dengan yang sudah dimiliki Museum Hiroshima.

Kunjungan tersebut merupakan yang pertama dilakukan staf Museum Hiroshima, sebagai bagian dari upaya panjang demi mendapatkan seluruh gambar dari peristiwa bom atom tersebut, beserta data pendukung lainnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X