Kompas.com - 25/01/2017, 06:18 WIB
EditorPascal S Bin Saju

BEIJING, KOMPAS.com - Pemerintah China, Selasa (24/1/2016), menegaskan tidak akan mundur dari klaim atas wilayah di Laut China Selatan, sekalipun masih menjadi sengketa beberapa negara.

Penegasan itu disampaikan setelah pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan akan melindungi kawasan internasional di kawasan tersebut.

Sekretaris Pers Gedung Putih, Sean Spicer, Senin (23/1/2017), mempertegas posisi AS di jalur laut internasional di Laut China Selatan dengan mengatakan, "kami melindungi kepentingan kami."

Sebelumnya Rex Tillerson mengibaratkan pembangunan pulau buatan di kawasan itu sama dengan tindakan Rusia menganeksasi Crimea, seperti dilaporkan The Guardian, Selasa (24/1/2017).

Tillerson, dalam dengar pendapat tentang penunjukkanya sebagai Menlu AS, mengatakan Washington sebaiknya melarang China memasuki pulau-pulau buatannya di Laut Cina Selatan.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Cina, Hua Chunying, mengatakan negaranya memiliki hak kedaulatan yang tidak dibantah atas pulau-pulau di Laut China Selatan dan perairan di sekitarnya.

"Posisi China atas masalah Laut China Selatan adalah jelas dan konsisten. Tindakan kami di Laut China Selatan adalah masuk akal dan adil," jelasnya.

Hua menambahkan bahwa posisi mereka itu tidak terpengaruhi oleh negara lain.

"Terlepas dari perubahan yang terjadi di negara-negara lain, yang mereka katakan atau yang mereka ingin lakukan, keputusan China untuk melindungi kedaulatan dan hak di Laut China Selatan tidak akan berubah."

Menurut Spicer, AS akan mengambil langkah-langkah untuk menggagalkan usaha- usaha China  "mengambil alih" Laut China Selatan.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.