Kompas.com - 24/01/2017, 09:02 WIB
EditorErvan Hardoko

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden AS Donald Trump, Senin (23/1/2017), menandatangani dekrit yang melarang pengucuran dana pemerintah federal untuk membiayai LSM asing pendukung aborsi.

"Presiden, bukan rahasia lagi, telah menyatakan dia mendukung kehidupan. Dia mendukung seluruh warga Amerika, termasuk yang belum dilahirkan," kata juru bicara Gedung Putih, Sean Spicer.

"Peneguhan kebijakan ini bukan hanya menunjukkan nilai-nilai yang dianut presiden, tetapi juga menghargai pajak yang dibayarkan rakyat," tambah Spicer.

Dengan dekrit ini maka lembaga-lembaga non-pemerintah asing tak bisa menggunakan dana bantuan pemerintah AS untuk memberikan layanan, informasi, konseling, atau pengarahan terkait aborsi.

Selain itu, lembaga-lembaga tersebut juga dilarang terlibat dalam advokasi untuk mempromosian aborsi.

Keputusan ini dibuat hanya dua hari setelah ribuan perempuan melakukan aksi unjuk rasa di Washington DC dan beberapa kota lain di seluruh dunia.

Mereka berunjuk rasa untuk mempertahankan hak-hak perempuan, termasuk hak melakukan aborsi.

Keputusan Trump ini menuai keprihatinan di antara para aktivis hak-hak perempuan dan keluarga berencana di AS.

"Jutaan perempuan yang paling rapuh di dunia akan menderita sebagai hasil langsung dari kebijakan ini, yang menghapuskan usaha panjang meningkatkan kesehatan perempuan," kata presiden Planned Parenthood, Cecile Richards.

"Keputusan ini akan membuat banyak klinik di dunia berhenti beroperasi, dan menghaslkan lebih banyak kehamilan tak diinginkan dan aborsi tak aman," tambah Cecile.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.