Usulkan Pembunuhan Donald Trump, Wanita Ini Diperiksa Secret Service

Kompas.com - 24/01/2017, 08:31 WIB
Inilah akun Twitter milik Heather Lowrey yang dianggap mengusulkan pembunuhan Presiden AS Donald Trump. Twitter/IndependentInilah akun Twitter milik Heather Lowrey yang dianggap mengusulkan pembunuhan Presiden AS Donald Trump.
EditorErvan Hardoko

WASHINGTON DC, KOMPAS.com — Pasukan pengawal Presiden AS atau Secret Service membenarkan telah melakukan investigasi terkait seorang perempuan asal Kentucky yang lewat akun Twitter-nya mengancam akan membunuh Donald Trump.

"Jika seseorang cukup kejam untuk membunuh MLK, mungkin seseorang akan berbaik hati untuk membunuh Trump #bekind#trump#lovetrumpshate," demikian tweet akun milik Heather Lowrey dari Lousiville.

MLK yang dimaksud Heather adalah Martin Luther King Jr, aktivis kesetaraan hak warga kulit hitam yang tewas dibunuh pada 4 April 1968 di Memphis, Tennessee.

Harian The Courier-Journal melaporkan, agen Secret Service di Louisville sudah memeriksa Heather. Namun, sejauh ini tak ada informasi lengkap soal hasil pemeriksaan itu.

"Setiap kali muncul komunikasi bernada ancaman seperti itu, kami pasti melakukan investigasi," demikian Secret Service tanpa menjelaskan lebih rinci.

Kicauan itu sendiri sudah hilang. Demikian pula akun Twitter milik Heather Lowrey. Kondisi ini disusul sejumlah rekan dan mantan atasannya yang mengecam komentar Heather dan memutus hubungan dengan dia.

Sementara itu, harian The New York Daily News mengabarkan, Heather, yang belum berkomentar soal masalah ini, satu dari sederet orang yang bermasalah dengan hukum federal karena berkomentar tentang pembunuhan Trump.

Sebelumnya, seorang pria asal Florida diperintahkan memeriksakan kesehatan mentalnya setelah mengancam akan membunuh Trump pada hari pelantikannya.

Sebelumnya, seorang pria asal Ohio terancam sejumlah dakwaan federal setelah lewat akun Twitter-nya mengatakan, membunuh Trump adalah cita-cita hidupnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Manajer Sidang Pemakzulan: Trump Menipu guna Menangi Pilpres AS 2020

Manajer Sidang Pemakzulan: Trump Menipu guna Menangi Pilpres AS 2020

Internasional
Pemakzulan Trump: Demokrat Tolak Tawaran 'Pertukaran Saksi'

Pemakzulan Trump: Demokrat Tolak Tawaran "Pertukaran Saksi"

Internasional
Tak Sengaja Berikan Kunci Mobil Saat Kampanye, Politisi Peru Ini Minta Bantuan Netizen

Tak Sengaja Berikan Kunci Mobil Saat Kampanye, Politisi Peru Ini Minta Bantuan Netizen

Internasional
Berkunjung ke Gereja di Yerusalem, Presiden Perancis Berteriak ke Keamanan Israel

Berkunjung ke Gereja di Yerusalem, Presiden Perancis Berteriak ke Keamanan Israel

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kesaksian Pengantin Pesanan China | Gadis di Gresik Tulis Surat ke PM Australia

[POPULER INTERNASIONAL] Kesaksian Pengantin Pesanan China | Gadis di Gresik Tulis Surat ke PM Australia

Internasional
Ibu di India Ini Jual Rambut Rp 28.000 demi Beri Makan 3 Anaknya

Ibu di India Ini Jual Rambut Rp 28.000 demi Beri Makan 3 Anaknya

Internasional
Berhubungan Seks Saat Jam Kerja, Polisi di New York Ini Dipindahtugaskan

Berhubungan Seks Saat Jam Kerja, Polisi di New York Ini Dipindahtugaskan

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Bertambah Jadi 9 Orang, Disebut Bisa Bermutasi

Korban Meninggal Virus Corona di China Bertambah Jadi 9 Orang, Disebut Bisa Bermutasi

Internasional
Debat Lebih dari 12 Jam, Senat AS Setujui Aturan Sidang Pemakzulan Trump

Debat Lebih dari 12 Jam, Senat AS Setujui Aturan Sidang Pemakzulan Trump

Internasional
Pengakuan Pengantin Pesanan di China: 2 Kali Menikah, Sering Dipukuli

Pengakuan Pengantin Pesanan di China: 2 Kali Menikah, Sering Dipukuli

Internasional
Putra Mahkota MBS Dituding Retas Ponsel Jeff Bezos, Arab Saudi Beri Jawaban

Putra Mahkota MBS Dituding Retas Ponsel Jeff Bezos, Arab Saudi Beri Jawaban

Internasional
Permalukan Orang Pakai Piyama di Jalan, Kota di China Meminta Maaf

Permalukan Orang Pakai Piyama di Jalan, Kota di China Meminta Maaf

Internasional
Putra Mahkota Arab Saudi Disebut Retas Ponsel Orang Terkaya Dunia pada 2018

Putra Mahkota Arab Saudi Disebut Retas Ponsel Orang Terkaya Dunia pada 2018

Internasional
Kisah Pengantin Pesanan China: Anak Saya Diejek Anak Pelacur

Kisah Pengantin Pesanan China: Anak Saya Diejek Anak Pelacur

Internasional
Keluarga Editor Mongabay Philip Jacobson yang Ditahan di Indonesia Sudah Diberi Tahu

Keluarga Editor Mongabay Philip Jacobson yang Ditahan di Indonesia Sudah Diberi Tahu

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X