Pemerintah China Mencela PM Jepang, Shinzo Abe

Kompas.com - 24/01/2017, 07:10 WIB
Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe (kiri) berjabat tangan dengan Presiden Filipina Rodrigo Duterte di Istana Malacanang, Manila, 12 Januari 2017. Associated PressPerdana Menteri Jepang Shinzo Abe (kiri) berjabat tangan dengan Presiden Filipina Rodrigo Duterte di Istana Malacanang, Manila, 12 Januari 2017.
EditorPascal S Bin Saju

BEIJING, KOMPAS.com – Pemerintah China tidak senang dengan kunjungan Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe ke Filipina, Australia, Indonesia, dan Vietnam.

China khawatir bahwa Abe mungkin mencoba mencegah upaya Beijing untuk merangkul negara-negara tetangganya di sekitar Laut China Selatan.

“Pemimpin Jepang itu berusaha keras memecah belah dan memanipulir ketegangan kawasan, dan ini memperlihatkan niat dan pikirannya yang tidak baik,” demikian kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Hua Chunying.

Katanya, lawatan Abe berlangsung pada saat Beijing dan tetangga-tetangga di kawasan  berhasil menstabilkan situasi di Laut China Selatan.

Di Filipina, yang menjadi tuan rumah pertemuan pemimpin Asia Tenggara tahun ini, Abe mengatakan isu Laut China Selatan terkait langsung dengan perdamaian dan stabilitas kawasan.

Abe menegaskan, masalah di Laut China Selatan telah menjadi “keprihatinan seluruh masyarakat internasional.”

PM Jepang itu juga menyambut baik upaya Presiden Filipina Rodrigo Duterte untuk meningkatkan hubungan dengan Beijing, menyusul kemenangan Filipina dalam sidang arbitrase tahun lalu yang menyatakan klaim maritim China tidak sah.

China menolak mengakui keputusan arbitrase itu dan memperingatkan AS dan negara-negara lain untuk tidak terlibat dan mencampuri sengketa wilayah yang ingin diselesaikan China melalui perundingan langsung dengan Filipina.

Baik kepada Filipina maupun Vietnam, Abe menjanjikan peluang investasi dan dukungan bagi pengawal pantai kedua negara itu dalam melindungi perairan mereka.

Abe mengatakan, Jepang akan memberikan bantuan kapal patroli baru untuk kedua negara.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Di Turki, Risma Cerita soal Kelucuan Bonek

Di Turki, Risma Cerita soal Kelucuan Bonek

Internasional
Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Internasional
Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Internasional
Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Internasional
Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Internasional
Korea Utara Kembali Gelar 'Tes Krusial'

Korea Utara Kembali Gelar "Tes Krusial"

Internasional
Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

Internasional
Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Internasional
Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Internasional
Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Internasional
Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Internasional
Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Internasional
Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Internasional
Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X