Women's March, Suara Perlawanan Masyarakat AS terhadap Donald Trump

Kompas.com - 22/01/2017, 07:49 WIB
Ratusan ribu demonstran memadati Washington DC dalam demonstrasi ANDREW CABALLERO-REYNOLDS (AFP/Getty Images)Ratusan ribu demonstran memadati Washington DC dalam demonstrasi
EditorBayu Galih

WASHINGTON, KOMPAS.com - Ratusan ribu demonstran, yang sebagian besar perempuan, turun ke jalan di ibu kota Amerika Serikat, Washington DC, Sabtu (21/1/2017) waktu setempat, untuk menyatakan penolakan terhadap Presiden Amerika Serikat yang baru dilantik, Donald Trump.

Demonstrasi besar bertajuk Women's March itu tidak hanya berlangsung di Washington, tapi juga di sejumlah kota besar di AS.

Dilansir dari laman The Guardian, jalanan di kota besar seperti Boston, Chicago, New York, California, Denver, Atlanta, dan Phoenix, juga dipadati ribuan hingga ratusan ribu demonstran.

Di Washington yang menjadi pusat demonstrasi, sejumlah politisi hingga selebriti dunia ikut turun ke jalan untuk menyatakan kekecewaan terhadap hasil pemilu yang memenangkan Trump.

Dikutip dari CNN, di antara para demonstran itu terlihat musisi legendaris Madonna, penyanyi Alicia Keys, dan sutradara Michael Moore.

"Butuh momen kegelapan yang mengerikan ini untuk membangunkan kita," kata Madonna.

Di Boston, senator perempuan Elizabeth Warren menyuarakan semangat perlawanan dan mengajak masyarakat mengawasi jalannya pemerintahan Donald Trump-Michael Pence.

"Kita mau merengek, kita mau mengeluh, atau kita mau melawan! Kita hadir di sini untuk berdampingan dan menyuarakan suara kita secara jelas: Kita tidak akan diam," kata Warren.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X