Donald Trump: Kami Akan Mempersatukan Amerika

Kompas.com - 20/01/2017, 09:15 WIB
Presiden terpilih AS Donald Trump dan istrinya, Melania, saat berada di Lincoln Memorial, Washington DC, Kamis (19/1/2017). MANDEL NGAN / AFP Presiden terpilih AS Donald Trump dan istrinya, Melania, saat berada di Lincoln Memorial, Washington DC, Kamis (19/1/2017).
EditorErvan Hardoko

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden terpilih AS, Donald Trump, Kamis (19/1/2017) malam, berjanji akan membawa persatuan untuk Amerika Serikat menjelang pelantikannya sebagai presiden ke-45 AS.

Pengusaha berusia 70 tahun itu terbang dari New York bersama istrinya, Melania, dengan menggunakan jet pribadi yang mendarat di sebuah pangkalan militer di dekat Washington DC.

Dia kemudian menghabiskan hari di ibu kota AS itu dengan menghadiri serangkaian acara pra-pelantikan yang sudah menjadi tradisi bagi presiden terpilih.

"Kami akan mempersatukan negeri ini," kata Trump di hadapan ribuan orang di Lincoln Memorial setelah sebuah konser yang menutup pesta kembang api.

"Kami akan melakukan banyak hal yang belum pernah dilakukan negeri ini selama beberapa dekade. Akan ada perubahan, saya berjanji," ujar Trump.

Di hari yang sama, Trump menghadiri jamuan makan siang dengan para politisi Partai Republik di kongres dan para calon menterinya.

Selanjutnya Trump berkunjung ke taman makam pahlawan  Arlington. Di sana dia bersama wapres terpilih Mike Pence meletakkan karangan bunga di tugu peringatan prajurit tak dikenal.

Setelah ziarah itu, Trump kembali ke seberang Sungai Potomac untuk berpidato di tugu patung Abraham Lincoln yang terbuat dari marmer itu.

Bahkan dalam kesempatan tersebut Trump sempat mendongak dan memberikan hormat kepada patung salah satu presiden AS paling ternama itu.

"Tak pernah ada momen seperti ini. Kami akan mengubah segalanya. Kami akan memberikan kalian semua pekerjaan," ujar Trump.

"Terima kasih telah bergabung di tempat ini, sebuah malam yang sangat istimewa! Bersama-sama, kita akan membuat Amerka kembali berjaya," kata Trump.

Trump dijadwalkan mengucapkan sumpah pada Jumat (20/1/2017), pada pukul 11.47 waktu setempat dengan dipandu hakim agung John Roberts.

Tiga mantan presiden dijadwalkan hadir bersama para tamu undangan lainnya, termasuk rivalnya dalam pemilihan presiden,  Hillary Clinton.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Video Perawat Hamil Rawat Pasien Virus Corona Dirilis, Publik China Marah

Video Perawat Hamil Rawat Pasien Virus Corona Dirilis, Publik China Marah

Internasional
Kaget Digigit, Peselancar Ini Tinju Mata Hiu

Kaget Digigit, Peselancar Ini Tinju Mata Hiu

Internasional
2 Meninggal dan 79 Terinfeksi Virus Corona, Italia Tutup Puluhan Kota

2 Meninggal dan 79 Terinfeksi Virus Corona, Italia Tutup Puluhan Kota

Internasional
Ancaman Ekstremis Sayap Kanan Meningkat, Jerman Perkuat Keamanan

Ancaman Ekstremis Sayap Kanan Meningkat, Jerman Perkuat Keamanan

Internasional
Kasus Virus Corona Per 23 Februari 2020, 2.400 Orang Meninggal, 76.000 Terinfeksi

Kasus Virus Corona Per 23 Februari 2020, 2.400 Orang Meninggal, 76.000 Terinfeksi

Internasional
Dalam 24 Jam, Italia Umumkan 2 Korban Meninggal dan 79 Kasus Infeksi Virus Corona

Dalam 24 Jam, Italia Umumkan 2 Korban Meninggal dan 79 Kasus Infeksi Virus Corona

Internasional
Mahathir Bakal Putuskan Sendiri Kapan Dia Akan Mundur

Mahathir Bakal Putuskan Sendiri Kapan Dia Akan Mundur

Internasional
Anak Monyet Ini Berusaha Bangunkan Sang Induk yang Mati Tersetrum

Anak Monyet Ini Berusaha Bangunkan Sang Induk yang Mati Tersetrum

Internasional
Pernyataan Muhadjir Effendy Ini Jadi Sorotan Media Internasional Karena Dianggap Menghebohkan

Pernyataan Muhadjir Effendy Ini Jadi Sorotan Media Internasional Karena Dianggap Menghebohkan

Internasional
Menikah Massal di Tengah Virus Corona, Pasangan Ini Berciuman Pakai Masker

Menikah Massal di Tengah Virus Corona, Pasangan Ini Berciuman Pakai Masker

Internasional
Virus Corona, Siapa Penyebar Pertama dan Mengapa Dia Penting untuk Ditemukan

Virus Corona, Siapa Penyebar Pertama dan Mengapa Dia Penting untuk Ditemukan

Internasional
Takut Tertular Virus Corona, Demonstran di Ukraina Lempari Bus yang Bawa Warga dari China

Takut Tertular Virus Corona, Demonstran di Ukraina Lempari Bus yang Bawa Warga dari China

Internasional
Rusia Jalin Koordinasi dengan China Tangani Kasus Virus Corona

Rusia Jalin Koordinasi dengan China Tangani Kasus Virus Corona

Internasional
Kisah Korban Selamat Virus Corona (2): Ingin Berterima Kasih Dapat Hidup Kedua

Kisah Korban Selamat Virus Corona (2): Ingin Berterima Kasih Dapat Hidup Kedua

Internasional
Kasus Infeksi Baru Virus Corona di China Menurun di Saat Kasus Internasional Meningkat

Kasus Infeksi Baru Virus Corona di China Menurun di Saat Kasus Internasional Meningkat

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X