Putra Presiden Terpilih Gambia Meninggal karena Digigit Anjing

Kompas.com - 18/01/2017, 09:05 WIB
Adama Barrow, presiden terpilih Gambia. AFP/BBCAdama Barrow, presiden terpilih Gambia.
EditorErvan Hardoko

BANJUL, KOMPAS.com - Anak lelaki presiden terpilih Gambia Adama Barrow meninggal dunia setelah digigit seekor anjing.

Nyawa Habibu Barrow (8) tak bisa diselamatkan dalam perjalanan menuju ke rumah sakit, pada Minggu (16/1/2017), di kota Manjai, tak jauh dari ibu kota, Banjul.

Barrow tidak bisa menghadiri pemakaman anaknya, karena terpaksa tetap tinggal di Senegal demi keselamatannya.

Barrow memenangkan pemilihan presiden tahun lalu, namun sang petahana Yahya Jammeh tak mau mengakui hasil penghitungan suara.

Organisasi negara-negara Afrika Barat, Ecowas, meminta Barrow tetap tinggal di Senegal hingga Kamis depan, hari yang dijadwalkan untuk pelantikan presiden baru.

Ecowas kini juga mempertimbangkan intervensi militer untuk memaksa Presiden Jammeh menyerahkan kekuasaan.

Sementara itu, Jammeh telah meminta Mahkamah Agung Gambia untuk menghentikan pelantikan Barrow.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun pada Senin (17/1/2017), Hakim Agung Gambia menolak untuk mengambil keputusan terkait hal itu. Di saat yang sama, parlemen juga melakukan sidang darurat.

Agenda sidang darurat tidak jelas, tetapi diyakini parlemen diminta untuk memperpanjang mandat Presiden Jammeh.

Ribuan orang sudah mengungsi meninggalkan Gambia, terutama ke Senegal. Kepada PBB mereka mengatakan terpaksa mengungsi karena Gambia sudah tak aman lagi.

Gambia merupakan sebuah negara di Afrika Barat yang tiga sisinya berbatasan dengan Senegal dan satu sisinya berhadapan dengan Samudera Atlantik.

Dengan wilayah hanya seluas 10.689 kilometer persegi, Gambia adalah negara terkecil di benua Afrika.

Sebagian besar warga Gambia hidup dari pertanian, perikanan, dan turisme. Sepertiga dari 1,8 juta penduduk Gambia hidup di bawah garis kemiskinan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.