Kompas.com - 18/01/2017, 07:27 WIB
EditorErvan Hardoko

VILNIUS, KOMPAS.com — Pemerintah Lituania berencana membangun pagar di sepanjang perbatasannya dengan Rusia untuk melindungi negeri kecil itu dari "provokasi".

Rencana pembangunan pagar ini muncul di puncak ketegangan antara negara-negara Baltik dan tetangganya yang besar, Rusia.

Lituania mulai mewaspadai Rusia ketika negeri itu melakukan intervensi militer di Ukraina dan mengakibatkan konflik panjang di negeri itu.

Pagar itu akan sepanjang lebih dari 130 kilometer dan setinggi 2 meter di sekitar Kaliningrad, wilayah kantong Rusia di Lituania.

Pembangunan pagar itu diperkirakan membutuhkan biaya hingga 26 juta poundsterling atau lebih dari Rp 428 miliar yang sebagian besar berasal dari anggaran Uni Eropa.

Saat ini perbatasan Lituania dan Rusia hanya ditandai berupa lahan "tak bertuan" selebar 13 meter.

"Kami harus memastikan kendali yang kredibel atas perbatasan timur Uni Eropa," kata PM Lituania, Saulius Skvernelis.

Meski Lituania mengakui pagar itu tak akan mampu menghentikan tank, tetapi PM Skvernelis menegaskan, pagar itu akan memastikan keamanan ekonomi negeri itu dengan mengurangi angka penyelundupan dan migrasi ilegal.

Sementara itu, Mendagri Eimutis Misiunas mengatakan, pagar itu akan membantu untuk mencegah "provokasi".

Misiunas mengambil contoh Eston Kohver, agen keamanan dalam negeri Estonia yang ditangkap pasukan Rusia pada 2014 dan memicu krisis antara kedua negara.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber Telegraph
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.