Kompas.com - 17/01/2017, 22:30 WIB
Perdana Menteri Inggris, Theresa May. OLI SCARFF / AFP Perdana Menteri Inggris, Theresa May.
EditorPascal S Bin Saju

LONDON, KOMPAS.com — Perdana Menteri Inggris, Theresa May, menegaskan akan meninggalkan Uni Eropa (UE) sepenuhnya tanpa akses menuju pasar bersama.

London mengancam akan membuka surga pajak buat perusahaan Eropa jika Brussels merugikan Inggris dalam perundingan.

Inggris tidak siap berkompromi mengenai isu imigrasi dan sebab itu bersedia meninggalkan UE sepenuhnya, seperti dilaporkan Deutche Welle.

Hal tersebut diungkapkan Perdana Menteri Theresa May dalam sebuah pidato kenegaraan di London, Selasa (17/1/2017).

"Anda tidak bisa membatasi imigrasi jika masih ada kebebasan perjalanan dari UE ke Inggris," katanya.

Untuk itu, May mengaku siap meninggalkan pasar bersama dan menginstruksikan penutupan perbatasan sebagai langkah pertama menuju Brexit (Inggris keluar dari UE).

May berjanji akan menjamin hak warga UE yang hidup di Inggris dan meminta UE melakukan hal serupa terhadap warga Inggris yang tinggal di wilayahnya.

May juga mewanti-wanti negara-negara UE agar tidak "menghukum" Inggris lewat perundingan Brexit.

Hal tersebut, menurutnya, "adalah tindakan yang akan merugikan UE sendiri dan bukan tindakan seorang sahabat".

Jika tidak, London mengancam akan mengambil kebijakan dramatis, yakni membuka surga pajak untuk perusahaan-perusahaan Eropa.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X