Dewan Eropa Desak Slovenia Tolak Amandemen Terkait Pengungsi

Kompas.com - 17/01/2017, 22:21 WIB
Nils Muiznieks Deutche WelleNils Muiznieks
EditorPascal S Bin Saju

LJUBLJANA, KOMPAS.com - Dewan Eropa, badan hak asasi manusia di benua itu, mendesak parlemen Slovenia menolak sejumlah perubahan, yang berdampak ke pengungsi akibat usul amendemen pemerintah pada awal Januari ini.

Dalam suratnya kepada Ketua Parlemen Eropa, Milan Brglez, komisioner HAM Dewan Eropa, Nils Muiznieks, mengatakan bahwa "amendemen itu, yang bertentangan dengan hukum internasional dan mengancam hak asasi manusia, mesti ditolak".

Perubahan itu diduga menjadi perdebatan dalam sidang parlemen pada pekan mendatang, sebagaimana dilaporkan Reuters pada Selasa (17/1/2017).

Amendemen tersebut akan mengizinkan kepolisian menutup perbatasan negara bagi sebagian besar pengungsi gelap untuk jangka waktu tertentu jika dianggap perlu oleh parlemen atas alasan keamanan.


Namun, Muiznieks mengatakan negara perlu "menjamin pengungsi, termasuk para pencari suaka dalam wilayahnya serta perbatasan tidak ditutup aksesnya untuk masuk sesuai prosedur".

Sementara itu, Muiznieks menyambut isi amandemen tersebut karena akan membuat kantor khusus untuk pengungsi di Slovenia.

Lembaga tersebut akan berkoodinasi dengan otoritas terkait membuat kebijakan bagi pengungsi.

Slovenia ingin membatasi aliran pengungsi yang datang selama enam bulan, hingga berakhir pada Maret 2016, kata Perdana Menteri Miro Cerar, Senin (16/1/2017).

Negara itu akhirnya menutup perbatasannya di wilayah selatan, salah satu rute migrasi dari negara Balkan ke Eropa Barat.

Sekitar 500.000 pengungsi gelap menyebrangi Slovenia, negara terkecil di kawasan Balkan, selama enam bulan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Internasional
Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Internasional
Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Internasional
Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Internasional
Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Internasional
Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Internasional
Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Internasional
Baku Tembak 'Panas' Terjadi di New Jersey, 6 Orang Tewas

Baku Tembak "Panas" Terjadi di New Jersey, 6 Orang Tewas

Internasional
Gara-gara Tanggal Wisuda, Calon Sarjana Usia 9 Tahun Ini Keluar dari Universitas

Gara-gara Tanggal Wisuda, Calon Sarjana Usia 9 Tahun Ini Keluar dari Universitas

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] China Larang Kantor Pemerintah Pakai Komputer Asing | Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko

[POPULER INTERNASIONAL] China Larang Kantor Pemerintah Pakai Komputer Asing | Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko

Internasional
Menlu Retno Ajak Guatemala Gabung CPOPC

Menlu Retno Ajak Guatemala Gabung CPOPC

Internasional
Erdogan: Jika Diundang, Turki Bakal Kerahkan Pasukan ke Libya

Erdogan: Jika Diundang, Turki Bakal Kerahkan Pasukan ke Libya

Internasional
Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko, 6 Orang Tewas

Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko, 6 Orang Tewas

Internasional
DPR AS Bakal Rilis 2 Pasal Pemakzulan Trump, Apa Saja?

DPR AS Bakal Rilis 2 Pasal Pemakzulan Trump, Apa Saja?

Internasional
Berhubungan Seks di Mobil, Pasangan di Ukraina Ditembak dan Dikubur Hidup-hidup oleh Pencuri

Berhubungan Seks di Mobil, Pasangan di Ukraina Ditembak dan Dikubur Hidup-hidup oleh Pencuri

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X