Kompas.com - 17/01/2017, 16:17 WIB
Concorde, pesawat terbang sipil tercepat yang pernah dibuat, mampu menempuh penerbangan antara London dan New York dalam waktu kurang dari tiga jam. MirrorConcorde, pesawat terbang sipil tercepat yang pernah dibuat, mampu menempuh penerbangan antara London dan New York dalam waktu kurang dari tiga jam.
EditorWisnubrata

Tanggal 24  Oktober tahun 2003  tercatat sebagai hari terakhir misi penerbangan pesawat SST produksi bersama Inggris Perancis, Concorde. Sebuah kisah singkat dari ambisi besar sebuah pesawat angkut sipil komersial yang berkecepatan melebihi dari kecepatan suara.  

Namun bila kita mencermatinya dari perspektif kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi penerbangan , kiranya harus diakui bahwa kehadiran Concorde telah mencatatkan sebuah sejarah dalam penerbangan sipil komersial, sebagai pesawat tercepat yang pernah dihasilkan umat manusia penghuni bumi ini.  

Catatan lain mengenai pesawat angkut sipil komersial, dunia penerbangan juga mencatat kehadiran pesawat terbang SST lainnya yang pernah dihasilkan oleh Rusia bernama  sandi yang diberikan NATO (North Atlantic Treaty Organnization)  “Charger” yaitu jenis TU-144.  

Bila Concorde  diproduksi sebanyak 20 pesawat, maka Charger TU-144 hanya diproduksi sebanyak 16 pesawat saja.   

Itulah sekedar gambaran dari ambisi manusia dalam bersaing untuk mewujudkan pesawat penumpang  tercepat yang dapat menembus kecepatan suara, namun pada realitanya masih tidak mudah untuk meraih sukses yang setara dengan beberapa jenis pesawat penumpang  lainnya.  

Ambisi dan realita, adalah dua hal yang tidak mudah untuk dipadukan.  Akan tetapi ambisi harus  tetap dipelihara untuk mengiringi perjalanan dari kemampuan intelegensi yang dimiliki, seperti yang pernah ditekankan oleh seorang penulis buku kenamaan  Walter H. Cottingham, bahwa  “Intelligence without ambition is a bird without wings.”

 

Jakarta 17 Januari 2017

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.