Kompas.com - 17/01/2017, 16:17 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini
EditorWisnubrata

Pada sisi lainnya penggunaan pesawat terbang dihadapkan kepada terbatasnya persediaan bahan bakar yang bisa digunakan dalam penerbangan. Pada akhirnya yang akan berbicara tentu saja masalah efisiensi dalam menekan biaya operasi penerbangan dalam hubungannya dengan pengembangan kemampuan membawa penumpang dan barang serta kecepatan pesawat terbang itu sendiri.  

Pada titik inilah kemudian dunia penerbangan sipil komersial juga akan berhadapan dengan bagaimana sebuah fasilitas take off dan landing pesawat serta gedung terminal dapat memfasilitasi hal itu semua.

Menjadi menarik untuk dicermati kemudian, tentang bagaimana persaingan yang terjadi dalam hal meningkatkan kecepatan pesawat terbang sipil komersial.  

Dalam hal ini, kita dapat menengok sejenak pada “keberhasilan”  Inggris dan Perancis dalam menciptakan pesawat angkut komersial tercepat di dunia. Sebuah pesawat terbang angkut sipil komersial dengan kemampuan terbang melampaui dua kali kecepatan suara atau 2 Mach telah berhasil diproduksi bersama oleh Inggris dan Perancis.  

Concorde, adalah sebuah nama yang diberikan bagi pesawat terbang ini. Concorde dapat juga  atau bisa berarti: Agreement, Harmony atau Union.  

Concorde telah menjadi sebuah pesawat terbang angkut sipil komersial pertama didunia, sebuah pesawat  SST, “super sonic transport” idaman para pencinta kedirgantaraan.  

Inggris dan Perancis membutuhkan waktu yang tidak kurang dari 12 tahun untuk menciptakan Concorde.   Sayangnya kisah sukses itu tidak mengiringi perjalanan pesawat Concorde dalam kiprahnya sebagai pesawat angkut sipil komersial super cepat.   

Concorde hanya diproduksi sebanyak 20 pesawat yang 6 diantaranya adalah pesawat yang non komersial.  

Dengan hanya digunakan oleh dua Maskapai saja, yaitu British Airways dan Air France, pada rute yang sangat terbatas, Concorde hanya mampu bertahan selama lebih kurang 26 tahun saja sejak terbang perdana pada tanggal 21 Januari 1976  . 

Sebuah pesawat terbang angkut sipil komersial yang sangat canggih dengan kemampuan terbang melebihi kecepatan suara ternyata tetap kalah bersaing memperebutkan pasar angkutan udara global.  

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.