Kompas.com - 16/01/2017, 20:45 WIB
Marinir AS dan Norwegia berlatih bersama di kawasan Artika, tahun 2014. (Foto: Dokumentasi). Laporan terbaru menyebutkan, 300 marinir AS telah mendarat di Norwegia pada Senin (16/1/2017) untuk latihan bersama marinir Norwegia selama enam bulan. YoutubeMarinir AS dan Norwegia berlatih bersama di kawasan Artika, tahun 2014. (Foto: Dokumentasi). Laporan terbaru menyebutkan, 300 marinir AS telah mendarat di Norwegia pada Senin (16/1/2017) untuk latihan bersama marinir Norwegia selama enam bulan.
EditorPascal S Bin Saju

OSLO, KOMPAS.com – Sekitar 300 marinir Amerika Serikat mendarat di Norwegia, Senin (16/1/2017), untuk masa tugas selama enam bulan.

Langkah itu merupakan yang pertama  AS sejak Perang Dunia II di mana pasukan asing ditempatkan di sana untuk satu waktu yang lama, yang tentu saja membuat negara tetangga, Rusia, berang.

Kantor berita Reuters melaporkan, para pejabat Norwegia mengabaikan adanya hubungan antara operasi tersebut dengan kekhawatiran Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) atas kemungkinan agresi Rusia.

Namun demikian, penyebaran marinis AS itu bersamaan dengan langkah AS mengirimkan beberapa ribu pasukan ke Polandia, sekutu AS Eropa Timur, yang khawatir atas arogansi Moskwa.

Serdadu dari Camp Lejeune di North Carolina mendarat beberapa saat setelah pukul 10.00 waktu setempat di bandara Trondheim, dekat Trondheim, kota terbesar ketiga di Norwegia.

Para serdadu tiba di tengah cuaca dingin dengan suku minus dua derajat Celsius dengan kondisi bandara Trondheim yang tertutup salju.

Pasukan AS menetap di Norwegia selama satu tahun, dengan angkatan (batch) terbaru akan diganti setelah masa tugas mereka selama enam bulan.

Seorang juru bicara “Home Guards” Norwegia, yang akan menjadi tuan rumah bagi para marinir AS di di pangkalan militer Trondheim, sekitar 1.500 km dari perbatasan Rusia, mengatakan, pasukan AS akan belajar tentang perang dingin.

"Selama empat minggu pertama mereka akan menjalani pelatihan dasar musim dingin,  belajar bagaimana menguasai ski dan untuk bertahan hidup di lingkungan Arktika," kata Rune Haarstad, juru bicara Home Guards.  "Ini tidak ada hubungannya dengan Rusia atau situasi saat ini."

Pada Maret mendatang, kata Haarstad, marinir AS itu akan ambil bagian dalam latihan “Joint Viking” yang juga akan melibatkan tentara-tentara Inggris.

Kedutaan Besar Rusia di Oslo tidak dengan segera memberikan komentar kepada Reuters pada Senin ini.

Seorang perempuan juru bicara Kementerian Pertahanan Norwegia juga mengatakan, kedatangan marinir AS itu tidak ada kaitannya dengan Rusia.

Belum ada reaksi resmi dari Moskwa terkait dengan perkembangan terbaru penyebaran marinir AS di Norwegia tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.