Kompas.com - 16/01/2017, 20:45 WIB
EditorPascal S Bin Saju

OSLO, KOMPAS.com – Sekitar 300 marinir Amerika Serikat mendarat di Norwegia, Senin (16/1/2017), untuk masa tugas selama enam bulan.

Langkah itu merupakan yang pertama  AS sejak Perang Dunia II di mana pasukan asing ditempatkan di sana untuk satu waktu yang lama, yang tentu saja membuat negara tetangga, Rusia, berang.

Kantor berita Reuters melaporkan, para pejabat Norwegia mengabaikan adanya hubungan antara operasi tersebut dengan kekhawatiran Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) atas kemungkinan agresi Rusia.

Namun demikian, penyebaran marinis AS itu bersamaan dengan langkah AS mengirimkan beberapa ribu pasukan ke Polandia, sekutu AS Eropa Timur, yang khawatir atas arogansi Moskwa.

Serdadu dari Camp Lejeune di North Carolina mendarat beberapa saat setelah pukul 10.00 waktu setempat di bandara Trondheim, dekat Trondheim, kota terbesar ketiga di Norwegia.

Para serdadu tiba di tengah cuaca dingin dengan suku minus dua derajat Celsius dengan kondisi bandara Trondheim yang tertutup salju.

Pasukan AS menetap di Norwegia selama satu tahun, dengan angkatan (batch) terbaru akan diganti setelah masa tugas mereka selama enam bulan.

Seorang juru bicara “Home Guards” Norwegia, yang akan menjadi tuan rumah bagi para marinir AS di di pangkalan militer Trondheim, sekitar 1.500 km dari perbatasan Rusia, mengatakan, pasukan AS akan belajar tentang perang dingin.

"Selama empat minggu pertama mereka akan menjalani pelatihan dasar musim dingin,  belajar bagaimana menguasai ski dan untuk bertahan hidup di lingkungan Arktika," kata Rune Haarstad, juru bicara Home Guards.  "Ini tidak ada hubungannya dengan Rusia atau situasi saat ini."

Pada Maret mendatang, kata Haarstad, marinir AS itu akan ambil bagian dalam latihan “Joint Viking” yang juga akan melibatkan tentara-tentara Inggris.

Kedutaan Besar Rusia di Oslo tidak dengan segera memberikan komentar kepada Reuters pada Senin ini.

Seorang perempuan juru bicara Kementerian Pertahanan Norwegia juga mengatakan, kedatangan marinir AS itu tidak ada kaitannya dengan Rusia.

Belum ada reaksi resmi dari Moskwa terkait dengan perkembangan terbaru penyebaran marinir AS di Norwegia tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.