Kompas.com - 16/01/2017, 16:21 WIB
Regu penyelamat bekerja menyelamatkan korban dalam kecelakaan pesawat kargo di kampung Dacha-Suu, pinggiran Kota Bishkek, 16 Januari 2017. Vyacheslav OSELEDKO / AFPRegu penyelamat bekerja menyelamatkan korban dalam kecelakaan pesawat kargo di kampung Dacha-Suu, pinggiran Kota Bishkek, 16 Januari 2017.
EditorGlori K. Wadrianto

BISHKEK, KOMPAS.com - Presiden Kirgistan Almazbek Atambayev juga terpaksa membatalkan kunjungannya ke China dan kembali ke Bishkek.

Pembatalan itu terjadi setelah sebuah pesawat kargo Turki gagal mendarat di tengah kabut tebal dan menghantam permukiman di sekitar Bandara Manas, Bishkek, Senin pagi.

Kabar pembatalan kunjungan Presiden Atambayev ini disiarkan media seperti dikutip kantor berita AFP

Selain membatalkan kunjungan ke China, Pemerintah setempat pun dikabarkan tengah mempertimbangkan ditetapkannya hari berkabung nasional pada Selasa besok.

Kini, Bandara Manas pun ditutup untuk penerbangan maupun pendaratan, menyusul kecelakaan ini, hingga pemberitahuan lebih lanjut.

Baca: Pesawat Kargo Turki Jatuh Timpa Permukiman di Bishkek, 20 Orang Tewas

Sementara itu, Perdana Menteri Sooronbai Jeenbekov menunjuk sebuah komisi pemerintah untuk menyelidiki kejadian itu. Kejaksaan setempat pun segera membuka investigasi.

Seperti yanh telah diberitakan, pesawat kargo Turki jatuh di permukiman penduduk dekat bandara utama Kirgistan tersebut. Tercatat, 37 korban tewas dan sebagian besar adalah warga sekitar bandara. 

Kecelakaan ini pun menghancurkan rumah-rumah. Mobil-mobil terlihat hancur di antara rumah-rumah dan potongan pesawat yang terbakar.

Keluar kepulan asap pekat dari bagian ekor pesawat saat petugas penyelamat berusaha membantu warga di kampung Dacha-Suu tersebut.

Penjelasan ini disampaikan juru bicara Departemen Layanan Gawat Darurat Muhammed Svarov.

Kecelakaan ini terjadi pada pukul 07.30 waktu setempat atau 09.30 WIB. Pada jam tersebut masih banyak warga yang berada di rumah dan baru akan memulai aktivitas mereka.

Baca: Tak Ada yang Tersisa dari Rumah itu, Semua Penghuninya Pun Tewas

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.