Patung Kim Jong Un, Ayah, dan Kakeknya Dibangun di Gunung Paektu

Kompas.com - 13/01/2017, 19:29 WIB
EditorErvan Hardoko

PYONGYANG, KOMPAS.com - Pemerintah Korea Utara berencana membangun patung Kim Jong Un, ayah, dan kakeknya di gunung tertinggi neger itu.

Kabar pembangunan patung baru di Gunung Paektu itu disampaikan kantor berita pemerintah Korea Utara KCNA.

Tiga generasi pemimpin yang disebut rakyat Korea Utara sebagai "Matahari bagi Umat Manusia" itu, sangat dikagumi oleh masyarakat progresif di seluruh dunia. Demikian KCNA.

Namun, di mata Dr Andrei Lankov, pakar masalah Korea di Universitas Kookmin di Seoul, rencna ini tak lebih dari sebuah pengkultusan individu Kim Jong Un dan keluarganya.

"Ini menunjukkan pengkultusan individu terhadap Kim Jong Un sudah mulai terbentuk, meski dia sangat sedikit memperhatikan masalah seperti ini dibanding ayah dan kakeknya," kata Lankov.

Mengembangkan kultus individu merupakan sebuah strategi kunci bagi dinasti Kim untuk mempertahankan kekuasaannya dan mengamankan posisi mereka dalam mitologi nasional.

Gunung Paektu, sebuah gunung berapi aktif setinggi sekitar 3.000 meter dari permukaan laut dan terletak di perbatasan dengan China, dianggap sebagai rumah spiritual bangsa Korea Utara.

Warga negeri itu menganggap Gunung Paektu adalah tempat suci revolusi Korea.

Menurut sejarah resmi Korea Utara, ayah Kim Jong Un lahir di sebuah gubuk sederhana di lereng gunung itu.

Lokasi kelahiran di Gunung Paektu itu memperkuat legitimasinya untuk berkuasa. Sebab, garis keturunan Paektu tetap menjadi hal penting dalam legenda dinasti Kim.

Namun, menurut catatan Rusia, Kim Jong Il lahir di sebuah kamp militer Rusia, tempat ayahnya bertugas selama Perang Dunia II.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Telegraph
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.