Bekas Penjual Pepsi Diangkat Jadi Raja Rwanda di Pengasingan

Kompas.com - 12/01/2017, 21:21 WIB
Courtesy Kigalihit.RW Raja terakhir Rwanda, Kigeli V (tengah) yang terlahir dengan nama Jean-Baptiste Ndahindurwa meninggal dunia di usia 80 tahun.

LONDON, KOMPAS.com - Seorang mantan penjual minuman ringan Pepsi yang kini tinggal di Chesire, Inggris diangkat menjadi raja Rwanda di pengasingan.

Pangeran Emmanuel Bushayija, seorang warga naturalisasi Inggris, akan menerima mahkota kerajaan Rwanda dan bergelar Raja Yuhi VI.

Emmanuel menjejakkan kaki di Inggris pada 2000 dan sejak itu hidup tenang sebagai orang biasa.

Menetap di Manchester, di mana dia kemudian dinaturalisasi sebagai warga Inggris, Emmanuel pindah ke kota Sale pada 2011.

Di kota itu, Emmanuel mendirikan sebuah perusahaan jasa keamanan hingga saat ini.

Sejauh ini belum diketahui apakah Emmanuel akan menerima mahkota kerajaan Rwanda itu.

Apalagi, keputusan pendahulunya Kigeli V yang meninggal dunia pada Oktober lalu ini ditentang sebagian anggota keluarga kerajaan Rwanda.

Tak seperti kerajaan lain di dunia, kerajaan Rwanda tak mengenak hak anak sulung sebagai pewaris tahta.

Raja baru atau disebut mwami, secara tradisional dipilih oleh dewan kerajaan Abiru, sebuah panel berisi para tetua yang menjaga permintaan rahasia raja.

Kigeli, yang terikat aturan bahwa raja di pengasingan tak boleh memiliki anak, menunjuk Emmanuel, keponakannya, sebagai raja baru.

Demikian dijelaskan Boniface Benzinge, ketua dewan tetua Abiru lewat sebuah video yang diiringi dentingan lirih piano.

"Upacara pelantikan mwami baru sedang dalam proses dan akan disampaikan secepatnya," tambah Boniface.

Emmanuel, kini 56 tahun, belum memberi kepastian apakah dia akan menerima atau menolak penunjukan ini.

Halaman:


EditorErvan Hardoko
SumberTelegraph
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

[POPULER INTERNASIONAL] Kisah Manusia Pohon | Penampakan UFO Pertama

[POPULER INTERNASIONAL] Kisah Manusia Pohon | Penampakan UFO Pertama

Internasional
Insiden Bangunan Runtuh di Kamboja, 2 Orang Selamat dari Reruntuhan

Insiden Bangunan Runtuh di Kamboja, 2 Orang Selamat dari Reruntuhan

Internasional
Sedang Menjalankan Misi, 2 Jet Tempur Eurofighter Jerman Bertabrakan di Udara

Sedang Menjalankan Misi, 2 Jet Tempur Eurofighter Jerman Bertabrakan di Udara

Internasional
Terduga Otak Upaya Kudeta Etiopia Ditembak Mati

Terduga Otak Upaya Kudeta Etiopia Ditembak Mati

Internasional
'Manusia Pohon' Bangladesh Ini Ingin Tangannya Diamputasi untuk Terbebas dari Sakit

"Manusia Pohon" Bangladesh Ini Ingin Tangannya Diamputasi untuk Terbebas dari Sakit

Internasional
Keok Dua Kali di Istanbul, Pesona dan Pengaruh Erdogan Memudar?

Keok Dua Kali di Istanbul, Pesona dan Pengaruh Erdogan Memudar?

Internasional
Bahas Krisis Iran, Menlu AS ke Saudi Bertemu Raja Salman

Bahas Krisis Iran, Menlu AS ke Saudi Bertemu Raja Salman

Internasional
Baru 2 Minggu Bekerja, Karyawan Pabrik Sosis Ini Tewas Tersedot Mesin Pencampur Daging

Baru 2 Minggu Bekerja, Karyawan Pabrik Sosis Ini Tewas Tersedot Mesin Pencampur Daging

Internasional
Laporan Pertama hingga Inspirasi Film, Fakta Unik Penampakan UFO

Laporan Pertama hingga Inspirasi Film, Fakta Unik Penampakan UFO

Internasional
Mahathir: Saya Tak Akan Menjabat Jadi PM Malaysia Lebih dari 3 Tahun

Mahathir: Saya Tak Akan Menjabat Jadi PM Malaysia Lebih dari 3 Tahun

Internasional
Seekor Siput Kacaukan Sistem Kereta Api di Jepang Selatan

Seekor Siput Kacaukan Sistem Kereta Api di Jepang Selatan

Internasional
China Tak Akan Biarkan Isu Hong Kong Dibahas dalam KTT G20

China Tak Akan Biarkan Isu Hong Kong Dibahas dalam KTT G20

Internasional
Trump: Jika Terserah Penasihat Saya, Kami Bisa Perang dengan Seluruh Dunia

Trump: Jika Terserah Penasihat Saya, Kami Bisa Perang dengan Seluruh Dunia

Internasional
Ingin Gulingkan Pemerintah Vietnam, Pria AS Dihukum 12 Tahun Penjara

Ingin Gulingkan Pemerintah Vietnam, Pria AS Dihukum 12 Tahun Penjara

Internasional
Anggota ISIS 'Jihadi Jack' Ingin Pulang: Saya Tak Berniat Meledakkan Rakyat Inggris

Anggota ISIS "Jihadi Jack" Ingin Pulang: Saya Tak Berniat Meledakkan Rakyat Inggris

Internasional

Close Ads X