Kaum Difabel di Jerman Diusulkan Dapat Dana untuk Bayar Pekerja Seks

Kompas.com - 10/01/2017, 07:30 WIB
Ilustrasi pekerja seks  Lebanonews.netIlustrasi pekerja seks
EditorGlori K. Wadrianto

BERLIN, KOMPAS.com - Partai Hijau di Jerman mengusulkan agar kaum difabel dan penderita penyakit serius mendapat penggantian biaya, jika mereka membayar jasa pekerja seks komersial.

Namun, para pasien harus memiliki catatan medis tentang kondisinya dan membuktikan bahwa mereka memang tidak bisa mengunjungi para pekerja seks tersebut.

Elisabeth Scharfenberg, anggota parlemen dari Partai Hijau mengatakan, dalam bayangannya,  pemerintah lokal yang membayar dana untuk 'bantuan seks' tersebut.

Di Jerman, prostitusi merupakan jasa yang legal sejak tahun 2002.

Harian Welt am Sonntag melaporkan, belakangan ini semakin banyak para pekerja seks komersial yang menawarkan jasa di panti-panti perawatan kesehatan.

Seorang penasihat seks untuk panti-panti perawatan kesehatan menjelaskan, PSK merupakan sebuah berkah bagi sejumlah pasien.

Sebelum Jerman, Belanda sudah lebih dulu membuka kesempatan bagi penggantian pembayaran layanan seks dari PSK yang bersertifikat sebagai biaya medis.

Partai Hijau di Jerman merupakan salah satu mitra pemerintah koalisi di negara bagian Baden-Wuerttemberg dan dalam pemilihan federal terakhir mendapat delapan persen suara secara nasional.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wabah Virus Corona: Jerman Umumkan Penularan Antar-manusia Pertama

Wabah Virus Corona: Jerman Umumkan Penularan Antar-manusia Pertama

Internasional
Quraish Shihab Terima Penghargaan Bintang Tanda Kehormatan dari Mesir

Quraish Shihab Terima Penghargaan Bintang Tanda Kehormatan dari Mesir

Internasional
'Teman Saya Batuk, Orang-orang Melirik dan Menghindar Mas'

"Teman Saya Batuk, Orang-orang Melirik dan Menghindar Mas"

Internasional
Pria Jepang yang Tak Pernah ke China Terkena Virus Corona

Pria Jepang yang Tak Pernah ke China Terkena Virus Corona

Internasional
Asal Wabah Virus Corona yang Mematikan Terungkap

Asal Wabah Virus Corona yang Mematikan Terungkap

Internasional
China Akui Kekurangan Alat-alat Medis untuk Perangi Virus Corona

China Akui Kekurangan Alat-alat Medis untuk Perangi Virus Corona

Internasional
Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Internasional
Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Internasional
Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Internasional
Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Internasional
Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Internasional
Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Internasional
Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X