Kompas.com - 09/01/2017, 18:16 WIB
EditorErvan Hardoko

LONDON, KOMPAS.com - Seorang pria transgender akan menjadi pria pertama yang melahirkan setelah menemukan donor sperma untuk membuatnya hamil.

Hayden Cross (20), secara legal kini adalah seorang pria tetapi dia dilahirkan sebagai perempuan.

Dia sedang menjalankan terapi hormon di masa transisinya menjadi pria. Namun, proses itu kini dihentikan sementara karena dia mendapatkan donor sperma dan akan segera melahirkan.

Karena Hayden tak bisa mendapatkan tunjangan kesehatan pemerintah untuk membekukan sel telurnya di masa transisi itu, maka mantan pekerja di toko serba ada tersebut terpaksa mencari donor sperma lewat Facebook.

"Saya sayang ingin memiliki bayi. Saya akan menjadi ayah yang baik," kata Hayden kepada tabloid The Sun.

Kini Hayden berencana akan melahirkan dulu bayinya sebelum melanjutkan proses transisinya sebagai seorang pria.

Dalam proses transisi menjadi seorang pria itu, Hayden akan kehilangan kedua payudara dan kandungannya.

"Saya dihadapkan prospek untuk tak menjadi laki-laki seutuhnya atau seorang ayah. Jadi saya tak punya pilihan selain memiliki bayi sekarang baru melanjutkan transisi," tambah dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.