Kisah Cinta Pengungsi Irak dan Penjaga Perbatasan Macedonia

Kompas.com - 05/01/2017, 14:25 WIB
Bobi Dodevski dan istrinya, Nora Arkavazi di kediaman mereka di Kumanovo, Macedonia pada Desember lalu. Robert ATANASOVSKI / AFP Bobi Dodevski dan istrinya, Nora Arkavazi di kediaman mereka di Kumanovo, Macedonia pada Desember lalu.
EditorErvan Hardoko

SKOPJE, KOMPAS.com - Jatuh cinta memang tak bisa direncanakan oleh siapapun. Cinta bisa bersemi di mana saja dan terhadap siapa saja.

Banjir imigran Timur Tengah ke Eropa ternyata juga menumbuhnkan benih cinta yaitu antara seorang gadis Irak dan seorang petugas penjaga perbatasa Macedonia

Noora Arkavazi (20), meninggalkan kota Diyala, Irak bersama keluarganya. Setelah melakukan perjalanan panjang mereka tiba di perbatasan Macedonia yang becek pada Maret 2016.

Saat itu, akibat terus menerus kehujanan, Noora menderita demam dan suhu badannya tinggi, sehingga membutuhkan bantuan medis.


Keluarga Noora kemudian diminta menemui petugas yang bisa berbahasa Inggris, Bobi Dodevski. Dan ternyata cinta tumbuh pada pandangan pertama.

"Saya sudah bertemu banyak gadis, tetapi saya melihat hal spesial di mata Noora dan saya katakan dalam hati Noora ada di sini untuk menjadi istri saya," kata Dodevski (35) kepada BBC.

Seorang petugas perempuan bahkan bisa melihat bagaimana Dodevski benar-benar "kepincut" oleh pengungsi muda it.

Noora kemudian diberi perawatan petugas Palang Merah dan ditempatkan di kamp Tabanovce tak jauh dari perbatasan Serbia dengan keluarganya yang juga hendak menuju ke Jerman.

Selama di kamp itu, Noora mulai bekerja membantu palang merah, yang memungkinkan Dodevski semakin sering bertemu dan mengenal gadis ini.

Perlahan keduanya mulai menghabiskan waktu berdua untuk saling memahami.

Noora menyukai cara Dodevski bermain dan mengurus anak-anak pengungsi di kamp itu. Perilaku Dodevski berbeda dengan rekan-rekannya yang cenderung kaku.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Turki 'Sandera' Sekitar 50 Senjata Nuklir AS yang Tersimpan di Pangkalan Udara Bersama

Turki "Sandera" Sekitar 50 Senjata Nuklir AS yang Tersimpan di Pangkalan Udara Bersama

Internasional
Pria Rusia yang Klaim Apple Mengubahnya Jadi Gay Cabut Gugatan

Pria Rusia yang Klaim Apple Mengubahnya Jadi Gay Cabut Gugatan

Internasional
Pria di Pakistan Lepaskan Singa Peliharaan Serang Tukang Listrik yang Tagih Bayaran

Pria di Pakistan Lepaskan Singa Peliharaan Serang Tukang Listrik yang Tagih Bayaran

Internasional
Tabrakan Bus dengan Kendaraan Berat, 35 Warga Asing Tewas dalam Perjalanan Umroh

Tabrakan Bus dengan Kendaraan Berat, 35 Warga Asing Tewas dalam Perjalanan Umroh

Internasional
Wanita Indonesia Ini Masuk dalam 100 Perempuan Berpengaruh Dunia Versi BBC

Wanita Indonesia Ini Masuk dalam 100 Perempuan Berpengaruh Dunia Versi BBC

Internasional
Kembali Ejek Pemimpin Hong Kong, Politisi Oposisi Pro-demokrasi Diusir

Kembali Ejek Pemimpin Hong Kong, Politisi Oposisi Pro-demokrasi Diusir

Internasional
Trump Marah Disebut Beri 'Lampu Hijau' untuk Serangan Turki ke Suriah

Trump Marah Disebut Beri "Lampu Hijau" untuk Serangan Turki ke Suriah

Internasional
Karena Turis Sering Tersesat, Kota di Italia Larang Penggunaan Google Maps

Karena Turis Sering Tersesat, Kota di Italia Larang Penggunaan Google Maps

Internasional
Keluarga Belanda yang Bersembunyi 9 Tahun 'Menunggu Hari Kiamat' Memakai 'Bahasa Khayalan'

Keluarga Belanda yang Bersembunyi 9 Tahun "Menunggu Hari Kiamat" Memakai "Bahasa Khayalan"

Internasional
AS Ancam Bakal Jatuhkan Sanksi Tambahan jika Turki Tak Hentikan Serangan ke Kurdi Suriah

AS Ancam Bakal Jatuhkan Sanksi Tambahan jika Turki Tak Hentikan Serangan ke Kurdi Suriah

Internasional
Kasus Keluarga Belanda Bersembunyi 9 Tahun 'Menunggu Kiamat', Pria Austria Ditahan

Kasus Keluarga Belanda Bersembunyi 9 Tahun "Menunggu Kiamat", Pria Austria Ditahan

Internasional
Surat Trump kepada Erdogan: Jangan Jadi Bodoh

Surat Trump kepada Erdogan: Jangan Jadi Bodoh

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Keluarga di Belanda 'Menanti Kiamat' | Erdogan Tak Khawatir Disanksi AS

[POPULER INTERNASIONAL] Keluarga di Belanda "Menanti Kiamat" | Erdogan Tak Khawatir Disanksi AS

Internasional
Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Dikeroyok Orang-orang Tak Dikenal Pakai Palu

Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Dikeroyok Orang-orang Tak Dikenal Pakai Palu

Internasional
Filipina Diguncang Gempa Bermagnitudo 6,4, Ratusan Warga Menyelamatkan Diri

Filipina Diguncang Gempa Bermagnitudo 6,4, Ratusan Warga Menyelamatkan Diri

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X