Merkel Khawatirkan Sentimen Anti Pengungsi Pasca-teror Truk di Berlin

Kompas.com - 20/12/2016, 22:43 WIB
Kanselir Jerman Angela Merkel. ReutersKanselir Jerman Angela Merkel.
EditorPascal S Bin Saju

BERLIN, KOMPAS.com - Kanselir Jerman, Angela Merkel, Selasa (20/12/2016), meyakini insiden yang menewaskan 12 orang di Berlin, Senin (19/12/2016), merupakan serangan teror.

Merkel pun khawatir situasi akan bertambah runyam jika pelaku terbukti seorang pencari suaka asal Pakistan.

Kanselir Jerman itu mengatakan, insiden di pasar natal di Berlin yang menewaskan 12 orang merupakan sebuah serangan teror.

Ia juga mengkhawatirkan situasinya akan lebih sulit jika pelaku ternyata seorang pencari suaka seperti yang diduga kepolisian.

"Masih ada banyak hal yang belum kita ketahui dengan pasti. Tapi kita harus berasumsi bahwa serangan tersebut merupakan tindak terorisme," ujarnya dalam jumpa pers di Berlin, Selasa, seperti dilaporkan Deuche Welle.

"Saya tahu akan sangat sulit untuk kita jika orang yang melakukan tindakan ini adalah seseorang yang mencari perlindungan dan suaka,” katanya.

Merkel pun berjanji akan menyeret pelaku ke meja pengadilan. "Ini adalah hari yang sangat sulit untuk Jerman, "kata Merkel.

Tersangka utama adalah seorang pencari suaka berusia 23 tahun asal Pakistan, Naved B. Ia sebelumnya pernah berurusan dengan kepolisian untuk delik kejahatan ringan.

Pelaku tiba di Jerman pada 31 Desember 2015 untuk meminta suaka. Namun begitu kepolisian belum bisa memastikan tersangka adalah pelaku tindakan teror.

"Belum jelas apakah ia adalah pengemudinya," kata Klaus Kandt, Direktur Kepolisian Berlin.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang


Sumber DW
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X